Demokrat Salatiga Memanas

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SALATIGA—Kondisi internal Partai Demokrat memanas. Fraksi Demokrat DPRD Kota Salatiga mengusulkan mencopot Ketua Komisi I DPRD, FS Ariadi. Namun, usulan itu belum terealisasi, seiring adanya surat penolakan dari Plt Ketua DPC Partai Demokrat.
Kendati demikian, DPRD akan berpegang pada tata tertib yang ada. Yaitu, bahwa pengisian alat kelengkapan dewan, ditentukan oleh komisi. Artinya, posisi Fraksi Partai Demokrat, lebih unggul dibanding DPC. Meski begitu, keputusan akan ditentukan dalam rapat badan musyawarah, bulan depan.
Usulan pergantian dilakukan oleh Ketua Fraksi Bambang Soedowo. Alasannya, untuk penyegaran dan pemantapan kinerja anggota fraksi. Karena itu, perlu dilakukan pergantian reposisi keanggotaan dalam alat kelengkapan dewan.
“Ariyadi dari komisi I akan dilengser dan dikembalikan ke komisi III. Sementara itu, Bambang Soedowo dari komisi III, akan masuk komisi I dan Heri Harsono dari komisi III ke komisi II,” tulis Bambang Soedowo dalam suratnya.
Tidak berapa lama, surat fraksi masuk kepimpinan dewan. Plt Ketua DPC Kota Salatiga Fadlin Lubis menyatakan keberatan atas usulan itu. “Usulan itu belum mendapatkan persetujuan saya selaku Plt ketua. Kami minta itu ditunda sampai dengan kami menyelesaikan koordinasi organisasi dan administrasi,” tulis Fadlin dalam suratnya.
Menariknya, dalam surat yang dikirimkan oleh DPC tersebut, juga ditandatangani oleh Ariadi. Sementara itu, stempel yang digunakan partai Demokrat tertulis Kodya Salatiga. Padahal, Salatiga sudah lama berubah menjadi kota.
Wakil Ketua DPRD Salatiga Fathur Rahman menuturkan, pihaknya akan memproses surat tersebut. “Saya kira, kami akan melakukan sesuai dengan tata tertib yang ada. Soal permasalahan, sebaiknya diselesaikan internal mereka.” (sas/isk)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -