Ratusan Rambu Lalin Dicuri

307

UNGARAN- Sejumlah rambu di Jalan alternatif Ambarawa-Banyubiru hingga tembus Salatiga hilang dicuri. Selain di kawasan Banyubiru, beberapa ruas jalan lainnya juga banyak yang dicuri maupun rusak.
Terkait hilang dan rusaknya rambu-rambu, berpotensi terjadinya kecelakaan lalulintas. Karena itu, pada 2014 ini, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Semarang menganggarkan pengadaan rambu-rambu yang hilang dan rusak.
Kepala Dishubkominfo Kabupaten Semarang, Prayitno mengklaim, pihaknya mendapatkan laporan dari kepala desa di Banyubiru tentang hilangnya sejumlah rambu.
Hasil laporan tersebut, petugas Dishubkominfo lantas melakukan inventarisasi rambu-rambu di sepanjang jalan alternatif Ambarawa-Banyubiru tembus ke Salatiga. Inventarisasi juga dilakukan di sejumlah jalan di perkotaan dan jalan penghubung antara kecamatan.
“Kami, awalnya, mendapatkan laporan dari pihak desa. Setelah kami cek, ternyata memang banyak yang hilang dicuri,” tutur Prayitno, kemarin.
Prayitno mengatakan, pihaknya sudah menganggarkan untuk pengadaan rambu-rambu tersebut pada 2014, sebanyak 125 rambu.Anggaran akan diambil dari Dana Alokasi Khusus untuk membuat 75 rambu dan dari APBD Kabupaten Semarang untuk membuat 50 rambu-rambu.
Kepala Bidang Lalulintas Dishubkominfo Kabupaten Semarang, Djoko Noerdjanto, mengatakan, persentase total kehilangan atau kerusakan rambu-rambu lalulintas pada 2013 lalu di seluruh Kabupaten Semarang mencapai 20 persen dari 1.450 rambu yang ada. (tyo/isk)