Tanah Bergerak, 27 Rumah Rusak

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

BATANG — Bencana akibat tanah bergerak tak cuma terjadi di Semarang. Di Batang, sebanyak 27 rumah di Dukuh Jumbleng, Desa Kemiri Barat, Kecamatan Subah, mengalami kerusakan berat. Penyebabnya, tanah yang ditempati warga tiba-tiba bergerak, pada Jumat (24/1) siang kemarin.
Kerusakan juga menimpa masjid desa setempat. Kemarin, sebagian besar warga melakukan salat Jumat di halaman masjid, karena kondisi tembok bangunan masjid retak-retak.
Tiga hari sebelumnya, warga telah merasakan adanya tanah bergerak. Namun, kondisinya tidak separah pada Jumat (25/1) siang kemarin. Sepanjang jalan di Dukuh Jumbleng, Desa Kemiri Barat, banyak ditemui jalan yang mengalami retak-retak. Lebar keretakan 10 hingga 20 sentimeter.
Ketua RT 01 RW 04 Desa Kemiri Barat, Darus, 45, menuturkan, akibat bencana tersebut, pintu dan jendela rumahnya tidak bisa lagi digunakan. ”Kayu pintu dan jendela juga retak, karena tertimpa sebagian tembok ruang tamu.” Ia berharap Pemkab segera membantu warga. ”Kami berharap, bantuan bisa diberikan. Baik dalam wujud material maupun uang.”
Kepala Dusun Jumbleng, Desa Kemiri Barat, Supeno menjelaskan, tanah bergerak terjadi selama dua hari berturut-turut, sejak Kamis (24/1) malam hingga Jumat (24/1) pagi. Menurut dia, kejadian seperti itu, sudah pernah terjadi, tujuh tahun silam. Bahkan, kerusakan yang ditimbulkan, lebih parah dari yang sekarang.
Kejadian yang sekarang, dari 27 rumah yang rusak, terparah rumah-rumah warga yang berada di wilayah RT 02 RW 04. ”Di RT 02 RW 04, ada 22 rumah yang mengalami kerusakan berat. Seperti fondasi rumah dan tembok mengalami retak-retak. Sementara lima rumah lainnya yang rusak, ada di RT 01 RW 05,” jelas Supeno.
Anggota Komisi D DPRD Batang, Zaenudin yang meninjau lokasi kejadian meminta Pemkab segera tanggap memberi bantuan.
Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang, Yesaya Simanjutak menuturkan, pihaknya sudah meninjau lokasi bencana.
Solusinya, warga harus direlokasi. Jika warga enggan direlokasi, ia khawatir kejadian serupa akan terulang. ”Tahun 2007, pernah terjadi tanah bergerak seperti tahun ini. Sampai saat ini, masyarakat yang minta untuk relokasi baru 8 kepala keluarga, dari 27 kepala keluarga.”
Yesaya menegaskan, dengan curah hujan yang masih tinggi, dikhawatirkan terjadi lagi musibah tanah bergerak. ”BPBD rekomendasinya relokasi warga.” (thd/isk/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -