Tetap Aktif Pimpin Ormas

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

YAMI Blumut merupakan sarjana pertanian dari Universitas Jenderal Sudirman (Unsoed) Purwokerto. Meski alumni bidang pertanian, ia lebih banyak aktif sebagai pekerja sosial. Karena itulah, namanya di Kabupaten Temanggung selain dikenal sebagai anggota KPU setempat, merupakan pria yang aktif di organisasi kepemudaan dan keagamaan.
Tak hanya itu, pria kelahiran Temanggung, 15 Desember 1969 ini, adalah guru di Madrasah Aliyah Mualimin Parakan. Biasanya, seusai mengajar, baru habiskan waktunya di kantor KPU Temanggung untuk menjalankan tanggung jawabnya sebagai anggota. “Berat memang, tetapi sekarang saya harus mengundurkan diri dari guru untuk sementara waktu. Karena kesibukan menjelang pemilu,” kata bapak dua anak asal Lereng Gunung Sindoro, Dusun Ngadigunung, Desa Tuksari, Kecamatan Kledung.
Kendati tidak ada pekerjaan, hadir di kantor KPU adalah kewajiban harian bagi Yami. Totalitas dalam bekerja mengikuti petunjuk ulama-ulama besar seperti KH Hasyim Asy’ari adalah prinsip hidup. “Harus tetap hadir di kantor, karena itu tanggung jawab saya,” lanjut suami Kuci Oktaviani ini.
Demikian pula setelah pulang kantor, ayah dari Naqiya Alivia dan Muhammad Bagus Panuntun ini, tidak lantas pulang ke rumahnya. Masih ada tanggung jawab lagi, sebagai ketua GP Ansor Kabupaten Temanggung. Bahkan dirinya kerap sibuk mengadakan kegiatan keagamaan di berbagai kecamatan. “Tanggung jawab harus dijalankan dengan penuh. Tidak setengah-setengah. Karena itu merupakan amanah yang harus dijalankan,” kata Wakil Ketua KNPI Temanggung ini.
Yami yang mengambil gelar S2 di bidang pertanian di Unsoed juga, tetap berusaha mengaplikasikan pengetahuannya di bidang pertanian. Dia tak segan mengajak masyarakat memanfaatkan teknologi pertanian dengan pendekatan peningkatan produktifitas hasil. Tidak hanya itu, ia juga aktif di Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) untuk menularkan pengetahuan pertaniannya. ”Orang tua saya mengajarkan untuk mencari ilmu dan menularkannya. Makanya, itu terus saya lakukan,” tandasnya. (baz/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -