PD Kurang Optimistis Tatap Pileg

378

SRONDOL – Berbagai hasil survei yang menunjukkan penurunan elektabilitas membuat Partai Demokrat (PD) kurang optimistis menatap Pemilu legislatif (pileg) 2014. Meskipun sejak awal mematok target perolehan suara 20,9 persen seperti yang didapat saat pileg 2009 lalu, PD menganggap perolehan suara 15 persen sudah cukup bagus.
Wakil Ketua Umum PD Agus Hermanto mengatakan, pihaknya mematok target minimal elektabilitas 15 persen pada akhir 2013. Angka tersebut diharapkan naik hingga 20,9 persen pada pileg 9 April 2014. Jumlah yang sama diraih PD pada pileg 2009 lalu. “Namun melihat kondisi yang ada, pada pemilu nanti bisa meraih 15 persen sudah cukup bagus. Meskipun target kita tetap minimal sama dengan 2009,” katanya usai Rapat Konsolidasi dengan DPC PD se-Jateng di Hotel Serrata Semarang, kemarin.
Menurut Agus, pihaknya harus realistis dengan hasil berbagai survei yang ada. Sebagian hasil survei menunjukkan elektabilitas PD menurun setelah beberapa politisinya tersandung kasus korupsi. Meski begitu PD akan menjadikan hasil survei sebagai cerminan untuk memperkuat elektabilitas. “Saat ini betul mengalami penurunan, tapi kami berharap dengan kekompakan elektabilitas bisa naik,” tandasnya didampingi Ketua DPD PD Jateng Sukawi Sutarip dan Sekretaris Dani Sriyanto.
Dalam kesempatan tersebut Agus juga mengungkapkan DPP telah mengeluarkan SE bahwa PD tidak akan menggelar Musda dan Muscab hingga pileg 2014 nanti. Namun dalam pelaksanaannya, DPP akan melakukan evaluasi atas kinerja DPC-DPC. “DPP sepakat kepengurusan DPD PD Jateng diperpanjang sampai nanti pelaksanaan habis pileg atau habis pilpres supaya kondusivitas terjaga,” katanya.
Agus menyatakan yang dievaluasi adalah masa perpanjangan jabatan Ketua DPC. “Rata-rata jabatannya kan sudah habis kemudian diperpanjang, dalam ini kami melakukan evaluasi untuk tingkatkan kinerja dan elektabilitas,” ujarnya.
Pernyataan tersebut mengomentari langkah pencopotan 5 Ketua DPC di Jateng. Dia mengatakan yang dievaluasi bukan hanya di Jateng, namun juga di Jabar dan Sumatera dengan jumlah yang lebih banyak. “Dalam AD ART ketua maupun sekretaris DPC bisa diganti bila menunjukkan hal-hal yang tidak sesuai dengan semangat menaikkan elektabilitas partai,” katanya. (ric/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.