Bongkar Jaringan BlackBerry Rekondisi

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Polrestabes Amankan 185 Unit
BARUSARI — Satreskrim Polrestabes Semarang berhasil membongkar jaringan peredaran BlackBerry rekondisi di Semarang. Dua orang penjual handphone rekondisi itu berhasil dibekuk. Adalah Yk, 34, warga Pudakpayung, Banyumanik dan Ds, 36, warga Gisikdrono, Semarang Barat. Keduanya diamankan beserta barang bukti dari konter di pusat perbelanjaan Kota Semarang.
Kepala Polrestabes Semarang, Kombespol Djihartono mengatakan bahwa kedua tersangka diamankan Sabtu (25/1). Lantaran diketahui menjual berbagai merek BlacBerry yang sudah direkondisi. Bahkan, penyebarannya sudah meluas hampir di seluruh titik Kota Semarang. ”Keduanya kami tangkap di konter masing-masing, saat masih berjualan,” katanya.
Melihat kondisi tersebut, katanya, penyidik Satreskrim Polrestabes Semarang langsung bergerak melakukan penyidikan intensif. Hasilnya, dua orang berhasil diamakan karena kedapatan menjual BlackBerry rekondisi. ”Handphone ini dijual di pasaran dengan fisik yang serupa. Jadi sangat sulit untuk membedakan mana yang asli dan mana yang rekondisi,” tambahnya.
Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Wika Hardianto menambahkan, dari pengakuan kedua tersangka, barang rekondisi tersebut didapatkan dari Jakarta. Barang dikirim dalam jumlah besar, baru kemudian disebarkan ke Kota Semarang. Bahkan, banyak masyarakat yang tertarik karena harganya sangat miring. ”Harganya murah, selisih Rp 300 sampai Rp 500 ribu dibandingkan dengan harga normal yang memiliki garansi resmi,” tambahnya.
Saat ini, Penyidik Satreskrim Polrestabes Semarang masih berupaya membongkar jaringan penjualan BlackBerry rekondisi tersebut. Dua tersangka saat ini masih diperiksa intensif oleh penyidik. ”Ds dan Yk hanya penjual, jadi jelas ada yang menyuplai. Itu yang masih kami selidiki,” tambahnya. Dua tersangka mendekam di balik jeruji besi Mapolrestabes Semarang. Mereka dijerat dengan pasal 62 UU No 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen. (fth/ida/ce1)

Berita sebelumya12 Petinju Awali PPLP
Berita berikutnyaGempa Sebabkan Rumah Rusak
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -