Mobil Berguling-Guling, Jadi Sensasi Tersendiri

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Ari Christianie, Offroader Wanita Penerima Penghargaan Atlet Berprestasi IMI Jateng
Tak banyak pembalap offroad di Jateng, apalagi wanita. Selain butuh ketrampilan mengemudi yang ekstra, offroad juga butuh nyali tinggi. Satu di antara offroader cewek pemberani itu adalah Ari Christiani, asal Pati. Siapa dia?

ISMU PURUHITO

Melihat posturnya, sulit dipercaya dia adalah penyuka offroad, cabang olahraga otomotif yang penuh tantangan. Gadis setinggi 155 cm dan berat 39 kg ini bahkan “tenggelam” ketika berada di kabin Polaris UTV, mobil khusus offroad buatan Amerika yang menjadi tunggangannya di arena offroad.
Namun saat di arena offroad, Ari Christiani yang akrab disapa Rierie ini terlihat sebagai wanita bernyali luar biasa. Gadis berusia 21 tahun ini terlihat begitu menguasai Polaris-nya, yang hanya dimiliki segelintir offroader di Indonesia itu.
Sabtu (25/1) malam, Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jateng memberikan award kepada atlet otomotif Jateng yang berprestasi sepanjang 2013. Rierie adalah salah satu penerima penghargaan itu karena kiprahnya di arena offroad sepanjang tahun lalu. Ditemani dua orangtuanya, Siswanto, seorang pengusaha kapal tanker dan kayu, dan Atminah ibunya, serta seorang adiknya, Rierie terlihat begitu bangga dan gembira.
“Senang sekali. Award ini membuat saya makin semangat untuk berlatih offroad, saya ingin menjadi juara offroad kelas wanita di Indonesia. Kalau perlu ngalahin cowok,” ujar mahasiswi semester delapan jurusan manajemen STIE YKPN Jogjakarta ini.
Rierie mengaku, menyukai offroad karena terbiasa melihat sang ayah, Siswanto, ber-offroad ria. Meski sudah tak muda lagi, Siswanto memang masih menggeluti olahraga mahal ini. “Sering diajak ayah, lalu mencoba dan lama-lama suka,” katanya.
Dia mengatakan, offroad punya sensasi yang luar biasa. Terutama saat masuk ke garis finish setelah melewati berbagai rintangan nan menantang sepanjang trek. Di offroad, masuk garis finish memang butuh banyak faktor. Ketrampilan mengemudi, perhitungan yang matang sebelum mengambil keputusan, kendaraan yang handal serta mekanik yang mumpuni, plus keberuntungan.
Mobil tergelincir dan berguling-guling menjadi santapan biasa bagi Rierie. Namun Polaris yang didesain khusus sebagai mobil offroad memang sangat memperhatikan unsure safety sehingga pengemudinya aman meski mobiil terjungkal. “Sensasinya luar biasa bisa masuk finish. Tapi mobil terjungkal lalu berguling-guling lebih asyik lagi sensasinya,” tukas Rierie sambil terkekeh.
Rierie kali pertama mengikuti lomba offroad saat masih duduk di bangku kelas 1 SMA Bhumipala, Parakan, Temanggung. Event yang diikutinya adalah Kejuaraan Offroad dalam rangka Hari Bhayangkara, di kawasan Borobudur. Setelah itu, hampir setiap kejuaraan offroad di Indonesia diikutinya. Terakhir, Rierie merebut juara III kelas wanita di Kejuaraan Nasional Offroad Djarum Adventure, Di Batulicin, Kalimantan Selatan, Desember 2013 lalu.
Untuk mengasah naluri balap offroadnya, Rierie mengaku rutin berlatih di salah satu kawasan di Bantul, Jogjakarta, bersama tim offroad Dewi Sakti, yang diambil dari nama adik bungsunya. Kebetulan, dia kuliah di Jogja. “Keluarga sangat mendukung kegiatan saya di offroad ini, saya sangat bersyukur,” ujar sulung dari empat bersaudara ini.
Gunawan Tjahjadi, salah satu bos event organizer yang biasa menggelar event offroad berkelas kejurnas mengatakan, Rierie layak diberi award atas kiprahnya di dunia offroad Indonesia. “Tak banyak wanita jadi offroader. Award itu bisa menginspirasi wanita-wanita Indonesia lainnya untuk menekuni olahraga ini. Rierie layak mendapatkannya, dia pembalap berdedikasi dan di arena offroad, dia sangat dikenal bernyali tinggi dan punya semangat baja,” tukasnya. (smu)

Berita sebelumyaPunya Waktu Susun Kekuatan
Berita berikutnya12 Petinju Awali PPLP
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -