Perpanjangan Sewa Belum Dibahas

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Pasar Darurat Parakan
TEMANGGUNG–Konsekuensi dari pembangunan Pasar Legi Parakan yang selama 16 bulan secara matematis akan menambah usia masa sewa tanah yang digunakan untuk pasar darurat. Sejauh ini, kalangan DPRD mengaku belum mendapat laporan rancangan program perpanjangan pasar darurat tersebut, termasuk dana yang akan dibutuhkan.
“Sejauh ini kami belum diajak untuk dialog tentang perpanjangan pasar darurat. Yang pasti itu harus dilakukan karena perhitungannya 16 bulan masa pembangunan dan selama 12 bulan ke depan masa sewa pasar darurat sudah berakhir,” kata anggota Komisi C DPRD Temanggung, Mattoha.
Ia mengatakan, dengan perpanjangan masa sewa yang paling tidak selama satu tahun ke depan, akan berdampak pada pengembangan kebutuhan anggaran. Dibanding nilai kontrak yang lama yang telah disusun, ia memprediksi akan terjadi perubahan nilai nominal sewa lahan. “Nilai kontrak tentu ada penyesuaian dari dua tahun sebelumnya dengan setahun ke depan. Untuk itu perlu dilakukan perhitungan,” terangnya.
Pihaknya berharap agar eksekutif setelah merampungkan tugas pemenangan lelang dan persiapan pembangunan segera melakukan analisis dan pembahasan awal mengenai problem tersebut. Sebab, apabila tidak dianalisis sejak awal akan menimbulkan kekhawatiran dari pedagang. “Jangan sampai pasar darurat ditutup karena kita tidak bisa memperpanjang masa sewa. Ini harus kita perhitungkan dari awal,” terangnya.
Ia mengatakan, dari laporan yang pihaknya terima dari para pedagang, para penjaja barang di pasar tersebut berharap agar pemerintah segera melakukan pembangunan Pasar Legi. Dengan pembangunan yang cepat dan rampung sesuai jadwal maka pedagang dapat kembali menempati pusat perekonomian terbesar kedua di daerah penghasil tembakau ini. “Kalau tidak diperhitungkan dengan matang akan molor lagi seperti sebelum-sebelumnya. Dan kami tidak mau mengecewakan para pedagang lagi,” tandas politisi PKB ini. (zah/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -