Kinerja PPK Dievaluasi Menyeluruh

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MUNGKID—Jelang pemilihan umum (Pemilu) April 2014 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magelang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Melalui evaluasi ini, diharapkan mampu meningkatkan kerja penyelenggara Pemilu.
Apalagi, setelah KPU Kabupaten Magelang mendapatkan banyak laporan terhadap kinerja PPK saat Pemilukada Oktober lalu. Bahkan, KPU sempat mencopot satu petugas PPK karena dinilai berpihak pada salah satu calon.
”Kami evaluasi seluruh PPK yang ada. Apalagi, di tahun 2014 ini akan ada Surat Keputusan (SK) baru. Kalau tidak memenuhi syarat akan diganti,” kata Ketua KPUD Kabupaten Magelang, Makmun Rahmatullah, kemarin.
Dia mengatakan total yang diundang terdapat 105 PPK dari 21 kecamatan. Mereka dievaluasi terkait kinerja sesuai dengan kapasitas dan kapabilitas.
Divisi Hukum dan Pencalonan KPU Kabupaten Magelang, Reni Pudjiastuti menjelaskan bahwa evaluasi kinerja ini menanggapi surat edaran (SE) dari KPU RI dengan nomor 870/KPU/2013 tentang pengangkatan/penetapan kembali PPK dan sekretariat PPK, PPS dan Sekretariat PPS dalam penyelenggara Pemilu 2014. Selain itu, ada SE dari KPU Provinsi Jateng.
Evaluasi kinerja ini juga mempertimbangkan terkait masa kerja PPK yang sudah habis. Sehingga, berdasar peringkat kinerja saat kali pertama mengikuti tes masuk pada Desember 2012 lalu, kinerja PPK dievaluasi. Pertimbangan dasar evaluasi para pennyelenggara ini, di antaranya terkait intregitas, kapabilitas, dan loyalitas. ”Serta yang tak kalah penting adalah kekompakan tim dalam bekerja,” tegasnya.
Ketua PPK Borobudur, Faizatul Umayah mengaku dalam evaluasi itu dirinya disodori sejumlah pertanyaan. Isinya terkait kinerja selama menjabat menjadi PPK sejak Desember 2012 silam. ”Pada dasarnya yang diajukan itu terkait kekompakan tim saat bekerja,” kata dia. (vie/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -