Warga Miskin Turun 100 KK

317

SALATIGA — Jumlah warga miskin di Kota Salatiga pada 2013 mengalami penurunan kurang lebih 0,64 persen. Atau, sekitar 100 kepala keluarga (KK). Pemkot mengklaim, penurunan karena keberhasilan berbagai program dalam menanggulangi kemiskinan.
”Diperkirakan, dengan data terakhir yang belum secara resmi dari BPS, jumlah warga miskin kurang lebih turun antara 100 KK-150 KK. Tiap tahun mengalami penurunan. Ini karena dukungan Pemkot dalam menanggulangi kemiskinan. Pada 2014 nanti bisa turun lagi,” terang Kabag Humas Pemkot Salatiga Adi Setiarso kepada wartawan kemarin.
Data yang dihimpun wartawan menyebutkan, per tahun, jumlah warga miskin atau rumah tangga sasaran (RTS) di Salatiga menurun. Persentasenya memang kecil. Hanya pada 2010 mengalami kenaikan jumlah warga miskin 8,28 persen dari jumlah RTS di Salatiga.
Pada 2013, terjadi penurunan dari 7,75 persen menjadi 7,11 persen. Sedangkan jumlah riil warga miskin pada 2013 sebanyak 8.121 RTS.
Upaya yang dilakukan Pemkot, meningkatkan usaha dan bantuan UMKM yang dinilai bisa mengurangi angka kemiskinan. ”Anggaran penanggulangan kemiskinan pada 2013 lalu mencapai Rp 38,8 miliar terdiri atas APBN dan 5,93 persen alokasi APBD Salatiga.”
Kabag Perekonomian Pemkot Salatiga Darmono mengklaim, pihaknya saat ini sedang mengurus masalah jatah raskin. Kuota Salatiga pada 2014, tetap 6.440 RTS. Artinya, tidak ada perubahan. (sas/isk/ce1)