Bos SAB Dituntut 5 Tahun Penjara

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MANYARAN — Direktur PT Sabda Amartha Bumi (SAB) Imam Sujono dituntut pidana lima tahun penjara. Oleh jaksa penuntut umum ia dinyatakan bersalah melakukan korupsi dalam kasus kerja sama bagi hasil antara perusahaannya dengan PT Rembang Bangkit Sejahtera Jaya (RBSJ) selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemkab Rembang.
Jaksa Heru Febri Ristiani menyimpulkan bos SAB itu secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar dakwaan primer-nya. Yakni Pasal 2 ayat 1 jo Pasal 18 UU pemberantasan tindak pidana korupsi jo Pasal 55 ayat ke-1 KUHP jo Pasal 65 KUHP.
Selain pidana badan, jaksa juga memohon kepada majelis hakim agar Imam dijatuhi pidana denda sebesar Rp 200 juta atau setara dengan enam bulan kurungan. ”Selain itu, menuntut terdakwa agar membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 4,5 miliar subsider dua tahun enam bulan penjara,” ujar Febri di hadapan majelis hakim yang dipimpin Jhon Halasan Butar Butar.
Tuntutan jaksa didasarkan sejumlah pertimbangan. Hal memberatkan, perbuatan terdakwa bertentangan dengan program pemerintah dalam pemberantasan korupsi. Terdakwa pernah dihukum atas perkara korupsi pada tahun 1995 dan dalam perkara pidana pemalsuan surat.
”Selain itu, terdakwa berbelit-belit dalam memberikan keterangannya sehingga mempersulit dalam pembuktian perkara. Sedangkan hal meringankan terdakwa bersikap sopan dan terdakwa memiliki tanggungan keluarga,” tandas Febri.
Menanggapi hal tersebut, Imam mengatakan akan mengajukan pembelaan. Ia menyatakan tidak terkejut dengan tuntutan ini. Menurutnya, di persidangan tak terbukti dia melakukan korupsi. ”Santai saja, nanti akan ada pledoi saya. Sebenarnya ini masalah perdata, dipaksakan jadi korupsi,” ujarnya. (bud/ton/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -