Jawa-Bali Terancam Krisis Listrik

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Bila Pembangunan PLTU Batang Mundur
SEMARANG – Pembangunan proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) 2X1.000 Megawatt (MW) di Batang terancam mundur. Padahal proyek tersebut sebenarnya harus sudah dibangun tahun 2014 ini dan akan dioperasionalkan tahun 2016.
Deputy Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN Distribusi Jateng-DIJ Supriyono kemarin mengatakan, pembangunan PLTU terancam mundur di antaranya karena proses pembebasan lahan yang belum rampung. Mundurnya pembangunan PLTU terbesar di Asia ini, membuat pasokan listrik di Jawa dan Bali terancam tersendat. Imbasnya, wilayah Jawa dan Bali terancam krisis listrik pada tahun 2015-2016.
Kondisi tersebut tentu juga mengancam pasokan listrik di Jawa Tengah dan DIJ. Kemungkinan pada saat krisis listrik tersebut nanti, PT PLN Jateng-DIJ akan memberlakukan nyala bergilir atau pemadaman bergilir. ”Pasokan listrik sistem Jawa-Bali saat ini mencapai 26.000 MW. Sedangkan beban untuk Jateng-DIJ saat ini 3.300 MW. Kalau 2014 PLTU Batang tidak segera dibangun, Jawa-Bali akan mengalami defisit listrik, meski semua pembangkit dioptimalkan,” jelas Supriyono.
Dijelaskan proyek pembangkit 2.000 MW di Batang senilai kurang lebih Rp 40 triliun ini bukan proyek PLN, melainkan proyek pemerintah, sehingga tak heran Gubernur Jateng Ganjar Pranowo juga sangat mendukung. Bahkan Gubernur Jateng juga menginstruksikan kepada seluruh jajarannya, untuk mengawal proyek ini segera dilaksanakan dan bisa dioperasionalkan 2016.
Padahal beban daya Jateng-DIJ, 3.300 MW, belum termasuk industri besar serta 14 industri besar yang akan masuk dengan kebutuhan daya tinggi 400 MW. ”Jika pembangunan mundur otomatis operasional akan mundur hingga 2017. Sehingga krisis listrik tidak dapat dihindari lagi dan pemadaman listrik atau nyala bergilir akan diberlakukan,” ungkapnya. (tya/smu/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -