Warning Jelang Lawan Timnas U-19

310

SEMARANG – PSIS berujicoba versus PS AD di Stadion Citarum Semarang sore kemarin. Latih tanding ini, oleh pelatih PSIS Eko Riyadi memang lebih digunakan untuk melihat lagi kemampuan beberapa pemain seleksi, untuk menggenapi kebutuhan skuadnya. Namun dari sisi hasil, apa yang diraih PSIS cukup memprihatinkan.
PSIS hanya berhasil menang 1-0 lawan tim lokal tersebut, itupun dihasilkan dari penalti. Gol tunggal PSIS dari titik putih itu dieksekusi seorang pemain pelamar, Gipsy Salaita Alaita melalui titik putih. Atas hasil ini pelatih PSIS Eko Riyadi wajib kerja keras, mengingat 14 Februari nanti akan berujicoba melawan Timnas U-19. Sisa waktu tiga pekan ini harus dimanfaatkan Eko untuk evaluasi.
Eko Riyadi mengatakan, laga ujicoba sore kemarin secara khusus memang dia gunakan untuk melihat kualitas-kualitas pemain pelamar yang kemarin dia turunkan selama pertandingan penuh. “Tapi secara umum memang ujioba tadi (kemarin, Red) kurang bisa maksimal karena kondisi lapangan Citarum yang cukup parah. Selain itu memang ujicoba ini kami khususkan untuk melihat kualitas pemain-pemain pelamar,” tandas Eko.
Setelah ujicoba kemarin, Eko Riyadi menyatakan akan mempertahankan tiga dari lima pemain yang saat ini berstatus seleksi. Dua di antaranyalangsung direkomendasikan ke manajemen untuk dinegosiasi. Sedangkan seorang lainnya masih diberi kesempatan dan akan dilihat kemampuannya selama beberapa hari ke depan. “Kita akan rekomendasikan dua pemain, dan saeorang masih kami beri kesempatan. Tapi nama-namanya masih akan kita diskusikan dulu dengan manajemen,” terang Eko usai ujicoba kemarin.
Kelima nama pemain lokal yang saat ini tengah melamar adalah lima gelandang yaitu M Fadli, Andi Utomo, Boas Artururi, Imam Rochmawan dan Gipsy Salaita Alaita. Selain itu ada juga seorang bek asing yaitu Djaledjete ‘Dennis’ Bedalbe.
Sementara Direktur Teknik PSIS, Setyo Agung Nugroho mengatakan, saat ini PSIS mulai memikirkan regulasi baru kompetisi Divisi Utama yaitu pengggunaan kuota dua pemain asing. Agung mengatakan, kalau memang regulasi tersebut benar-benar diberlakukan, PSIS tinggal memburu satu pemain asing karena sudah punya Ronald Fagundez. “Kita akan terus komunikasi dengan pelatih, untuk pemain asing di pos mana yang lebih dibutuhkan. Kalau striker, berarti untuk belakang kita tambahi lokal. Begitu juga sebaliknya,” tegasnya. (bas/smu)