Bupati Tegur SKPD Lelet

333

TEMANGGUNG—Untuk meningkatkan profesionalisme pengelolaan program pembangunan, Bupati Temanggung, Bambang Sukarno, akan memberi teguran tegas kepada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang terlambat dalam menjalankan program kerjanya. Secara khusus, mantan ketua DPRD Temanggung ini menuntut semua kegiatan yang dirancang dilakukan dengan efektif dan tepat sasaran.
Hal tersebut dikatakan Bambang saat memimpin rapat koordinasi Percepatan Pelaksanaan APBD 2014 di Loka Bhakti Praja, Setda Temanggung. Menurutnya, SKPD harus bergerak cepat dan segera melakukan koordinasi dengan pimpinan diatasnya jika terdapat hambatan. “Kami akan membuka koordinasi secara terbuka bagi siapa saja, khususnya bagi pimpinan SKPD yang merasa kesulitan dalam pelaksanaan kegiatan,” katanya.
Pihaknya tidak akan segan melakukan pemanggilan pada pimpinan SKPD yang dalam menjalankan program kerjanya terlambat atau tidak tepat sasaran. Pemanggilan dilakukan untuk mendapatkan penjelasan persoalan yang dihadapi sekaligus mencari solusi penyelesaiannya. “Pemanggilan ini akan saya gunakan untuk mencari permasalahan yang muncul dan mencari solusi untuk mengatasi jalan keluarnya,” ujarnya.
Menurutnya, untuk mendapatkan hasil pembangunan yang tepat sasaran, pihaknya menekankan pola kerja yang keras dan koordinasi yang matang. Ia memperhitungkan, pada triwulan pertama, semua kegiatan harus segera dimulai. “Sehingga tidak ada keterlambatan dalam menyelesaikan semua pekerjaan. Khususnya untuk pekerjaan yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat, harus mendapat perhatian yang serius,” terangnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Temanggung, Bambang Arochman, menambahkan, dalam mengejar percepatan kegiatan ini tetap memegang azas tertib administrasi dan tertib aturan. Bagaimanapun kondisinya aturan harus tetap menjadi pegangan dan tidak boleh ada pelanggaran. Untuk itu, pengawasan dan pengendalian menjadi bagian yang terpenting dalam pelaksanaan semua kegiatan.
Selain itu, pihaknya akan terus melakukan pemantauan kegiatan di setiap SKPD. Ia berharap, semua kegiatan awal yang menyangkut administrasi sudah dapat diselesaikan pada awal bulan Februari ini. “Jangan sampai pekerjaan tertunda disebabkan oleh proses administrasi yang belum tergarap,” tandasnya. (zah/lis)