Eks Kades Rowoboni Ditetapkan Tersangka

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Penyelewengan Kas Desa
AMBARAWA — Mantan Kepala Desa (Kades) Rowoboni, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, NM, ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari Ambarawa. NM diduga korupsi kas desa atas hasil sewa tanah bondo desa.
Tanah yang disewakan oleh tersangka, terdiri atas satu petak tanah seluas 9.500 meter persegi (m2), 4 petak tanah seluas 4.000 m2, dan 9 petak tanah seluas 5.000 m2.
Kerugian negara dalam kasus tersebut, diperkirakan mencapai Rp 87 juta. NM ditetapkan sebagai tersangka, setelah Kejari menemukan adanya bukti-bukti dan keterangan saksi yang menguatkan tindakan tersangka.
Kepala Kejari Ambarawa, Sila H. Pulungan, mengatakan, pihaknya telah mengorek keterangan sejumlah saksi. Kejari juga telah menyita barang bukti terkait dugaan kasus korupsi tersebut.
”Penanganan kasus dugaan penyimpangan hasil sewa tanah bondo desa Rowoboni sudah masuk tahap penyidikan. Mantan kades Rowoboni berinisial NM sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Sila didampingi Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Ambarawa, Agus Darmawijaya, Kamis (30/1) siang.
Agus menambahkan, bukti-bukti yang menguatkan perbuatan tersangka sudah dikantongi para jaksa. Antara lain, dokumen dan surat-surat serta keterangan saksi.
Agus juga mengatakan, hasil sewa atas tanah milik desa, seharusnya dimasukkan ke kas desa. Namun, oleh tersangka, uangnya diduga digunakan untuk kepentingan pribadi. Nilai kerugian negara masih dikonsultasikan ke Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan.
”Tersangka dikenai pasal 2 ayat (1) atau pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 jo UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Saat ini tersangka belum ditahan.” (tyo/isk/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -