Kasek Kedaluwarsa Tetap Menjabat

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

BALAI KOTA — Wali Kota Semarang kembali melakukan mutasi sejumlah pejabat struktural eselon III dan IV, Kamis (30/1) kemarin. Kali ini, mutasi dilakukan terhadap 168 formasi kepala sekolah (kasek). Namun mutasi kasek kemarin dinilai belum optimal. Pasalnya, masih ada kasek yang menjabat di atas 8 tahun, namun tak diganti.
Ketua Komite Pendidikan Anti Korupsi (KPAK) Semarang BS Wirawan menilai mutasi belum optimal, dan belum mengedepankan Permendiknas Nomer 28 tahun 2010 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah atau Madrasah, yakni maksimal hanya dua periode atau 8 tahun (satu periode 4 tahun).
”Masih ada kasek yang menjabat di atas 8 tahun tidak dimutasi. Seharusnya wali kota bisa memprioritaskan mutasi kasek yang masa jabatannya sudah melewati periode sesuai aturan yang tertuang dalam Permendiknas,” katanya.
Menurutnya, dalam Permendiknas tersebut maksimal hanya dua periode atau 8 tahun. Dalam BAB V pasal 10 tentang masa tugas tertulis, kepala sekolah/madrasah diberi satu kali masa tugas selama 4 tahun. Masa tugas diperpanjang untuk satu kali, apabila memiliki prestasi kerja minimal baik berdasarkan penilaian kinerja.
”Bagi kepala sekolah melebihi masa jabatannya, sesuai aturan akan kembali menjadi guru atau dapat dipromosikan menjadi pengawas setelah mengikuti seleksi,” jelasnya.
Kepala sekolah yang masa jabatannya sudah kedaluwarsa atau lebih dari dua periode tapi belum dimutasi, di antaranya Kepala SMA 3 Bambang Nianto (10 tahun), dan Kepala SMK 2 Edi Drajat Wiarto (10 tahun). Sedangkan kasek yang masa jabatannya sudah melebihi batas, dan telah dimutasi kemarin adalah Kepala SMK 5 Bambang Suharjono (10 tahun), diganti Suharto, dan Kepala SMA 2 Hari Waluyo (9 tahun) digantikan oleh Kepala SMA 5 Waino.
Sekretaris Komisi D DPRD Kota Semarang Fajar Adi Pamungkas menegaskan, keputusan untuk mengambil kebijakan mutasi atau kebijakan lain berkaitan dengan kepala sekolah ada di tangan wali kota.
”Kewenangan Dinas Pendidikan memberikan rekomendasi tentang nama-nama kepala sekolah yang masa jabatannya sudah kedaluwarsa,” tegasnya.
Tak hanya di tingkat SMA/SMK, banyak juga jabatan kepala sekolah kedaluwarsa di tingkat SMP. Bahkan ada kepala sekolah yang telah menjabat lebih dari 12 tahun. ”Ini pernah kami bahas dengan Dinas Pendidikan. Ada beberapa rekomendasi dari kami, di antaranya mendata guru-guru berprestasi untuk dipromosikan jadi kepala sekolah,” tegasnya.
Sementara itu, saat pelantikan kemarin, total rotasi pejabat struktural sebanyak 174 formasi, dengan rincian 8 formasi Kepala SMA negeri, 24 formasi Kepala SMP negeri, dan 136 formasi Kepala SD. Selain itu juga merotasi 3 formasi camat, serta 3 formasi lurah.
Tiga formasi camat, yakni Camat Candisari, Camat Semarang Selatan, dan Camat Tugu. Sedangkan 3 formasi lurah yang dirombak antara lain Lurah Pandansari Kecamatan Semarang Tengah, Lurah Pudak Payung Kecamatan Banyumanik, serta Lurah Candi Kecamatan Candisari.
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, rotasi dilakukan untuk penyegaran, dan dikarenakan banyak posisi kepala sekolah yang diisi secara rangkap oleh guru.
”Setelah berkoordinasi dengan Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan) ini adalah hasil yang terbaik. Bagi kepala sekolah yang kembali menjadi pengawas atau guru saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Semarang mengucapkan terima kasih banyak hal yang telah panjenengan lakukan untuk memajukan dunia pendidikan Kota Semarang, dan khususnya guna meningkatkan kualitas pendidikan para anak didik,” tuturnya.
Sedangkan yang baru dilantik, pejabat yang akrab disapa Hendi ini meminta agar menjalankan tugas dengan baik dan bersih. ”Masih ada hal yang kita lakukan bersama agar para anak didik bisa terjamin pendidikannya. Jangan lagi ada masalah tentang biaya sekolah, kalaupun ada permasalahan segera komunikasikan dengan Kepala Dinas Pendidikan atau Sekda, kalau belum juga selesai, panjenengan masih punya sedulur bernama Hendi ini,” pesannya.
Menurut Hendi, saat ini masih ada PR (pekerjaan rumah) untuk menjadikan dunia pendidikan di Kota Semarang semakin hari semakin baik.
”Untuk yang dilantik, tidak usah terlalu berpikir jauh kenapa sampai digeser. Ini hanya rotasi penyegaran karena rotasi ini dalam level yang sama. Supaya lebih fresh dan agar lebih memiliki inovasi dan kreativitas dalam memperlakukan masyarakat dengan baik. Karena kepala sekolah, pak camat, dan pak lurah adalah kepanjangan tangan saya di tingkat bawah,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, wali kota berpesan kepada camat dan lurah yang baru saja dilantik untuk meningkatkan kinerjanya dalam hal pelayanan, karena menurutnya masih ada saja pungli (pungutan liar) di tingkat kecamatan dan kelurahan. ”Tolong sampaikan pada staf panjenengan kalau masih saja meminta pungli, sampaikan pada saya untuk digeser ke tempat yang layak di sisi Allah,” candanya. (zal/aro/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -