Pelatda Tahap Awal, Panggil 170 Atlet

307

SEMARANG – KONI Jateng akan memanggil pengprov cabang olahraga untuk melakukan verifikasi terhadap nama atlet dan pelatih yang akan menghuni pelatda desentralisasi tahun 2014. KONI sendiri sudah mematok 170 atlet dan 30 pelatih untuk tahap awal.
Menurut Kabid Binpres KONI Kuncoro DW, verifikasi atlet dan pelatih akan dilakukan 4-5 Februari mendatang di kantor KONI. Dalam verifikasi nanti, pihaknya akan memberitahukan jumlah kuota atlet dan pelatih kepada masing-masing pengprov.
“Kami yakin, memang kuota bisa menimbulkan kurang puas bagi pengprov cabor. Tapi dalam pembagian kuota, dasar yang kami pakai adalah hasil medali di PON 2012, status atlet SEA Games 2013 dan prospek prestasi ke PON 2016. Jadi, pengprov tak perlu memaksakan diri meminta tambahan kuota, kalau tak memiliki dasar,” kata Kuncoro.
Berdasarkan data yang masuk, sudah 80 persen dari 43 pengprov yang menyusun daftar atlet ke KONI. Hanya saja, setelah KONI mempelajari daftar, ada nama-nama atlet yang bisa mengundang tanda tanya, kenapa dimasukkan pelatda. “Begini, kami punya data si A, B dan C layak masuk pelatda, berdasarkan hasil PON dan prospeknya. Tapi pengprov malah memasukkan D, E dan F. Makanya kami akan tanyakan saat verifikasi nanti,” katanya.
Soal jumlah atlet, dikatakan Kuncoro, jika memang ada anggaran, pada triwulan terakhir tahun ini akan diupayakan penambahan. Namun bila tak ada anggaran, maka tahun 2015 jumlahnya bisa dua atau tiga kali lipat karena untuk persiapan babak kualifikasi PON.
Sementara itu, Wakil PTMSI Jateng Dustamat Jayawiguna berharap, agar KONI bisa memberikan rasa nyaman kepada tiap pengprov selama menjalani pelatda. Artinya, tak hanya kuota yang ditambah, insentif atlet jangan sampai terlambat. “Jika kita menatap PON 2016 untuk perbaikan prestasi, ya jangan tanggung-tanggung membina atlet. Kuota lebih banyak, lebih bagus. Ini memacu semangat atlet. Jika dapat kuota empat, tapi kebutuhan delapan, ini bisa melemahkan motivasi atlet,” katanya. (bas/smu)