Tunda Rekrut Pemain Pelengkap

289

SEMARANG – Pelatih serta manajemen PSIS Semarang memutuskan untuk menunda perekrutan pemain untuk melengkapi skuad. Penundaan tersebut terkait dengan banyak hal. Di antaranya soal perubahan regulasi jumlah pemain asing dari tiga pada tahun lalu menjadi dua saja di musim kompetisi mendatang. Perubahan ini berimbas pada penyesuaian jumlah pemain lokal karena jatah pemain asing berkurang.
General Manajer (GM) PSIS, Kairul Anwar mengatakan, penundaan tersebut juga sebagai langkah efisiensi, mengingat mundurnya jadwal kompetisi Divisi Utama yang rencananya baru akan dimulai 15 April mendatang. Menurutnya, saat ini manajemen dan pelatih akan lebih dahulu melakukan evaluasi tim secara menyeluruh. “Jadi sebelumnya memang ada rekomendasi dari pelatih untuk menegosiasi sejumlah pemain seleksi. Tapi untuk sementara kita tunda dulu proses itu. Kita akan melakukan evaluasi menyeluruh terlebih dahulu,” terang Kairul, kemarin.
Evaluasi tersebut, menurut Kairul terkait dengan progres penampilan 17 pemain yang saat ini telah resmi diikat kontrak oleh manajemen PSIS. “Meski 17 pemain itu saat ini sudah resmi kita kontrak, tapi evaluasi terus kami lakukan,” sambung Kairul.
Sementara untuk lima pemain seleksi yaitu Fadli Manna, Andi Utomo, Boas Artururi, Imam Rochmawan, Gipsy Salaita Alaita dan seorang bek asing yaitu Djaledjete ‘Dennis’ Bedalbe menurut Kairul, penundaan perekrutan ini juga untuk melihat lebih seksama lagi kemampuan para pelamar tersebut sebelum direkrut. “Saat ini tidak perlu buru-buru, meski juga jangan terlalu lama,” tambahnya.
Terkait dengan sisa kuota pemain lokal, Kairul menambahkan, saat ini PSIS memiliki empat slot kosong yang akan diisi oleh pemain lokal. Empat slot tersebut yaitu satu bek, dua gelandang dan satu striker. “Beberapa pemain sudah komunikasi dengan kita termasuk ada juga eks striker Sriwijaya FC. Yang jelas sisa kuota kami inginnya diisi oleh pemain-pemain yang benar-benar memiliki kualitas di atas pemain yang ada sekarang,” pungkasnya. (bas/smu)