Jalan Ambles Memakan Korban

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

BENDAN DUWUR — Jalan Pawiyatan Luhur, Kelurahan Bendan Duwur, Gajahmungkur kembali ambles. Kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung cukup lama. Namun saat musim penghujan ini, kondisinya semakin parah. Bahkan, hampir setiap hari, jalan antara kampus Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang dengan kampus Unika Soegijapranata tersebut terjadi kecelakaan.
Seperti yang dialami Puspitasari, 19, Jumat (31/1) siang kemarin. Puspitasari yang mengendarai motor bebek memboncengkan ibunya jatuh terkapar di jalan yang ambles. Akibatnya, Puspitasari jatuh pingsan. Beruntung, ia hanya mengalami luka ringan. Sedangkan sang ibu tak mengalami luka sedikit pun.
Menurut Andi, 21, salah satu pengendara motor yang melintas saat kejadian, sebelum mengalami kecelakaan, Puspitasari melaju dari arah Kreteg Wesi (Sampangan) menuju arah Jatingaleh. Selepas depan kampus Untag, jalanan menurun. Saat itulah, diduga Puspitasari kurang hati-hati hingga terjungkal saat motornya melewati jalan yang ambles.
”Sebenarnya jalan sudah dibeton. Tapi, ambles lagi. Tadi mbaknya (korban, Red) mungkin kaget, sehingga jatuh terjungkal,” kata Andi kepada Radar semarang.
Kejadian itu pun sempat mengejutkan pengendara motor lainnya. Mereka segera menolong korban dengan mengangkatnya ke pinggir jalan. Ibu korban terlihat panik melihat anaknya pingsan. ”Jangan ditanya-tanya dulu, Mbak. Saya masih shock, anak saya kan masih pingsan,” ucap ibu tersebut.
Kerusakan Jalan Pawiyatan Luhur ini sebenarnya sudah kerap dikeluhkan warga. Karena jalan tersebut ambles hingga sedalam 30 sentimeter.
Menurut Sulasmi, 48, seorang pedagang Pasar Jatingaleh yang setiap hari melewati jalan tersebut, kerusakan Jalan Pawiyatan Luhur semakin parah sejak sebulan ini. Selain ambles, di beberapa titik juga berlubang. Sehingga membahayakan bagi pengendara motor, terutama saat hujan dan malam hari.
”Setiap hari saya ke Pasar Jatingaleh lewat jalan ini. Saya mohon jalan segera diperbaiki,” kata warga Pakintelan RT 02 RW 02 Gunungpati ini.
Agar tak jatuh korban lagi, kemarin Sulasmi bersama suaminya, Sumari, 52, sempat berhenti mengumpulkan batu dan tanah untuk menutup lubang jalan tersebut. ”Kami berharap pemerintah segera turun tangan untuk memperbaiki jalan ini (Pawiyatan Luhur) agar kecelakaan tidak terjadi lagi,” harap Joko, 50, warga Bendan Duwur. (mg8/aro/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -