Mijen dan Gunungpati Jadi Sentra Durian

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

JATISARI—Pemerintah Kota Semarang akan menjadikan Kecamatan Mijen dan Gunungpati sebagai sentra durian. Diharapkan dari kedua wilayah ini diharapkan akan muncul varietas durian-durian unggul.
“Setelah durian Kholil nantinya ada varian baru yang muncul di dua kecamatan tersebut,” ungkap Wali Kota Semarang Hendrar Prihardi saat membuka Festival Durian Kota Semarang di Kompleks Ruko Jatisari Mijen, Sabtu (1/2). Durian Kholil adalah durian asal Semarang yang berhasil menjadi juara durian unggul tingkat nasional.
Pejabat yang akrab disapa dengan nama Hendi ini juga berharap, festival bisa menjadi sarana komunikasi petani-petani durian se-Kota Semarang untuk bertukar ilmu dan teknologi. Rencananya, festival ini akan jadi agenda tahunan Kota Semarang. Festival akan berlangsung hingga hari ini (2/2).
Sejumlah kegiatan dalam festival ini adalah pameran kudapan dengan bahan baku durian, lomba durian unggul dan lomba makan durian tercepat. Lomba makan durian ini diikuti 62 peserta yang tak hanya berasal dari Kota Semarang saja, tapi juga dari Kota Magelang, Pekalongan, Kabupaten Semarang, Batang, Boyolali, dan sebagainya. Sedangkan berbagai macam kudapan durian antara lain nastar durian, proll durian, nastar mokadfu, singkong kukus durian serta ketela buah krim durian. Masyarakat yang ingin menikmati durian di berbagai stan, bisa makan sepuasnya dengan membayar Rp 100 ribu.
Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Ahmadi mengatakan, kegiatan yang bisa membantu petani durian jangan berhenti hingga festival saja. Jika menginginkan Mijen dan Gunungpati jadi sentra durian, maka budidaya durian harus diperbanyak. “Kalau perlu tanah-tanah milik Pemkot itu bisa dibudidayakan menjadi lahan durian,” ungkapnya.
Ketua Penyelenggara Festival Durian, Rusdiana menyampaikan bahwa tujuan festival ini untuk memfasilitasi dan memromosikan potensi-potensi yang ada di wilayah Mijen khususnya pada bidang pertanian. Mecamatan Mijen bisa menjadi sentra buah durian yang sejalan dengan konsep Semarang kota agropolitan. “Sehingga secara tak langsung akan menambah jumlah wisatawan datang ke Kota Semarang karena ada tempat wisata yang baru,” jelasnya.
Dalam lomba makan durian, Karyadi, 31, warga RT 01 RW 03 Kelurahan Ngadirejo Kecamatan Mijen dinobatkan sebagai manusia pemakan durian tercepat dan terbersih. Ia berhasil menghabiskan sebuah durian lebih cepat dari 61 peserta lain. Semua peserta harus lolos tes kesehatan sebelum mengikuti lomba.
Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Mijen ini memang penggemar durian. Setiap musim durian tiba, ia akan berburu ke berbagai sentra durian.
Sebelum mengikuti lomba makan durian, pria kelahiran Semarang, 31 Maret 1983 ini sudah mempersiapkannya terlebih dulu. Dia membiarkan perutnya lapar sehingga nafsu makannya sangat lahap.
Ketika ditanya apa rahasianya, dia menjawab sambil tersenyum. “Resepnya perut lapar dan sehat,” katanya.
Sebelum membuka Festival Durian di Mijen, Hendi juga meresmikan Taman Durian yang terletak di dekat kawasan Bukit Semarang Baru (BSB). Taman dilengkapi tugu durian ini diharapkan bisa menjadi ikon yang menunjukkan Mijen sebagai sentra durian. (hid/mg11/ton)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -