Jalan Penghubung Kabupaten Rusak

289

TEMANGGUNG—Jalur penghubung antara Kabupaten Temanggung dan Magelang, tepatnya di Desa Gambasan, Kecamatan Selopampang mengalami rusak sejak beberapa bulan lalu. Namun, kerusakan tersebut tidak ditanggapi positif dan dibiarkan mangkrak. Akibatnya warga yang beraktivitas melalui jalur perbatasan ini harus ekstra hati-hati untuk menghindari kecelakaan lalu lintas.
Kerusakan ini sudah berlangsung kurang lebih tiga bulan lalu. Warga sekitar pun sudah berupaya menutup lubang jalan tersebut, namun karena kerusakan sudah parah warga kini hanya memasang rambu-rambu agar pengguna jalan tidak terjebak dalam lubang tersebut. “Sejak Oktober 2013 lalu jalan ini sudah berlubang, tapi sampai sekarang belum juga di perbaiki,” kata Pujiono, 39, warga setempat.
Karena lokasi rusaknya jalan berada di ujung kabupaten Te­manggung, menjadikan kondisi jalan tersebut tidak diperhatikan oleh pemerintah. Padahal katanya jalan ini merupakan satu-satunya jalan penghubung antara Kecamatan Windusari Kabupaten Magelang dengan Kecamatan Selopampang.
“Ini jalan satu-satunya, jika jalan ini rusak parah sudah bisa dipastikan aktivitas warga bisa terhambat,” terangnya.
Ia menuturkan, mumpung kerusakan belum begitu parah, warga berharap pemerintah segera memperbaiki jalan ini. Sebab kalau dibiarkan kerusakan bisa terus bertambah. “Jalan ini berlubang karena, di bawah jalan ini sudah kosong tidak ada tanahnya. Jika ini dibiarkan, air hujan bisa masuk terus-menerus, secara otomatis bisa menambah kerusakan jalan,” terangnya.
Hal senada juga diutarakan oleh Solihin, 35. Menurutnya sejak jalan ini mengalami kerusakan kurang lebih tiga bulan lalu, sudah sering menyebabkan kecelakaan. “Tidak hanya sekali, dulu pernah ada mobil yang terjebak, beruntung tidak ada korban jiwa, tapi mobilnya menjad rusak parah,” paparnya.
Ia menambahkan, jika kondisi jalan sedang ramai, sangat rawan kecelakaan. Untuk itu pihaknya berharap pemerintah segera memperbaiki jalan ini. “Kalau sepe­ngetahuan saya yang bertanggung jawab memperbaiki jalan raya adalah DPU, tapi sam­pai sekarang belum ada pe­tu­gas dari DPU yang melihat kondisi jalan di sini. Kalau bisa segera diperbaiki karena sa­­ngat membahayakan,” harapnya. (zah/lis)