Jengkel, Warga Tutup Galian Liar

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

TEMANGGUNG—Lantaran jengkel, warga Desa Kwadungan Gunung, Kecamatan Kledung menutup paksa lokasi galian liar yang berada di kawasan lereng Gunung Sindoro tersebut. Namun, karena diduga terjadi kebocoran, warga yang merazia kawasan galian hanya menemukan alat gali yang ditinggalkan para penggalinya.
“Kemungkinan besar para penambang sudah mengetahui rencana kami. Jadi pada hari ini (Minggu, Red) penambang tidak melakukan aktivitas. Padahal biasanya setiap hari mereka (penambang) selalu berada di sini (lokasi galian C),” ungkap Moyos, 38, warga Kwadungan Gunung.
Ia menuturkan, rencana penutupan galian C ini memang sudah dimusyawarahkan oleh seluruh warga beberapa hari lalu. Dalam musyawarah tersebut warga telah sepakat untuk menutup paksa galian C karena dianggap merusak lingkungan.
“Kami sudah sepakat untuk menutup galian C, kami tidak ingin tanah kami dirusak oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” tuturnya.
Selain itu ungkap Sulistyo, 32, warga lainnya, sebenarnya penutupan galian C sudah dilakukan berulang-ulang, namun setiap hari masih ada aktivitas penambangan di lokasi galian yang berbatasan langsung dengan Desa Kruwisan Kecamatan Kledung.
“Dulu juga pernah ditutup oleh bupati, tapi selang beberapa waktu aktivitas penambangan berlangsung lagi,” ungkapnya.
Kemudian setelah dilakukan penutupan oleh pemerintah, Banser dan Ansor Temanggung juga pernah berupaya menutup aktivitas penambangan, sejak saat itu aktivitas penambangan langsung berhenti total.
Namun imbuh ketua pemuda desa setempat Untung Efendi, 25, pemilik lahan galian C tidak pernah mengindahkan peraturan dan penutupan yang telah dilakukan oleh pemerintah, sehingga masih terus melakukan aksi penambangan liar. “Kalau pemilik lahan lainnya sejak ditutup oleh Ansor Banser dan pemerintah sudah langsung berhenti. Namun hanya satu pemilik lahan yakni Musjafar yang terus melakukan aktivitas penambangan,” terangnya.
Musjafar sendiri kata Untung bukan warga setempat, melainkan warga dari Dusun Kalikuto Desa Candimulyo Kecamatan Kretek, Wonosobo. “Warga sudah sering memperingatkan, tapi tidak pernah digubris, bahkan penambangan terus dilakukan,” ujarnya.
Ia berharap, pada aksi penutupan ini bisa berjalan sesuai dengan rencana, sehingga harapan masyarakat untuk menghentikan aktivitas penambangan bisa tercapai. “Kalau dulu memang sangat susah dihentikan, karena ada campur tangan dari mantan kepala desa yang ikut dalam penambangan ini. Sekarang kepala desa sudah diganti semoga saja aktivitas penambangan ini bisa berhenti total,” harapnya.
Terkait dengan bocornya razia sendiri ia mengaku kecewa. Karena penutupan ini dimaksudkan untuk memberikan efek jera kepada para penambang agar tidak melakukan aktivitas lagi. “Saya kira tetap ada yang membocorkan, entah siapa tidak tahu. Tidak mungkin mereka berani melakukan aktivitas penambangan tanpa adanya pengamanan, intinya mungkin ada yang bermain di belakang aktivitas penambangan ini,” tambahnya.
Meskipun tidak berhasil me­nang­kap basah penambang, ra­tusan warga mengamankan se­jumlah peralatan. Di antara­nya, linggis, angkong, bogem dan sejumlah peralatan lainnya.
“Kecewa juga tidak bisa me­nangkap orangnya, tapi kami meng­amankan sejumlah alat pe­nambangan,”pungkasnya. (zah/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -