Kantor Baru Kinerja Harus Meningkat

328

WONOSOBO—Proses pembangunan kantor Kecamatan Kertek sudah selesai. Mulai bulan ini, pelayanan kinerja pemerintahan resmi menggunakan kantor baru, letaknya arah utara sekitar 200 meter dari kantor lama. Dengan gedung kantor baru, diharapkan pelayanan terhadap masyarakat akan lebih baik.
“Dengan dimulainya pemakaian kantor Kecamatan Kertek yang baru, maka pemerintah kecamatan harus mampu meningkatkan kinerjanya, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,”kata Wakil Bupati Wonosobo, Maya Rosida saat meresmikan penggunaan kantor baru itu, kemarin.
Maya mengatakan, dengan adanya kantor yang baru, tidak hanya berupa bangunan fisik semata, tetapi Pemerintah Kecamatan Kertek
harus bisa menjadikan kantor yang baru, sebagai penyemangat untuk mengajak kepada masyarakat, menjadi masyarakat yang lebih maju di semua bidang.
“Pemerintah Kecamatan Kertek, untuk selalu memberikan pelayanan terbaik, dan menggandeng masyarakat dan semua stakeholder yang ada, demi kemajuan ekonomi, keamanan, sosial dan budaya,” katanya.
Sehingga, kata Maya, Kecamat­an Kertek akan menjadi kecamat­an yang gemah ripah loh jinawi, sesuai dengan harapan pemerintah dan masyarakat.
Sementara pada kesempatan itu Camat Kertek, M. Najib mengatakan, bahwa kantor yang baru ini terletak di 200 meter sebelah utara dari kantor kecamatan yang lama. “Semoga dengan kantor yang baru ini, Pemerintah Kecamatan Kertek bisa mengemban amanat rakyat, dan bisa lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Kertek,” harapnya.
Najib juga mengajak kepada semua masyarakat, untuk ikut menjaga dan merasa memiliki kantor Kecamatan Kertek, karena pada dasarnya kantor ini adalah milik masyarakat.
Memasuki kantor baru, ditandai dengan tasyakuran yang dihadiri oleh beberapa SKPD dan beberapa camat di Kabupaten Wonosobo, Muspika Kertek, tokoh agama dan masyarakat. Diserahkan pula santunan kepada 20 anak yatim, serta pertunjukan wayang kulit semalam suntuk. Menampilkan dalang Ki Surono, dari Bantul Jogjakarta membawakan lakon “wahyu her zam-zam”, yang bermakna bahwa seorang pemimpin harus bisa memberikan penyejuk dan penyegar kepada masyarakat layaknya air zam-zam.(ali/lis)