Diperkirakan Bakal Ada Roling Jabatan

344

MUNGKID– Pascadilantikknya bupati baru, sejumlah jabatan strategis di Kabupaten Magelang diprediksi akan mengalami perubahan. Hal itu menjadi salah satu konsekuensi dukungan saat pilkada lalu.     
Pengamat pemerintahan Kabupaten Magelang, Ichsani menengarai akan munculnya kebijakan itu. Apalagi jika melihat adanya perpecahan di kalangan elite pejabat saat pilkada. “Kebetulan ada juga dari unsur PNS yang maju yaitu kepala Bappeda saat itu,” katanya, kemarin.     
“Sehingga dipastikan pejabat-pejabat yang dulunya tidak mendukung bupati terpilih akan disingkirkan dari posisi strategis,” lanjut Sekjen LSM Gemasika ini.
Hal ini, dikhawatirkannya akan memunculkan birokrasi yang tidak sehat. Pemberian jabatan hanya didasarkan like and dislike. “Bukan didasarkan profesionalitas dan kapasitas,” kata dia.
Sementara itu, Bupati Magelang Zaenal Arifin mengatakan bahwa kekompakan, kebersamaan, solidaritas, stabilitas dan kondusifitas seluruh jajaran birokrasi pemerintah Kabupaten Magelang merupakan modal yang amat penting dalam mewujutkan visi-misi.
“Kekompakan dan kebersamaan merupakan syarat mutlak yang tidak dapat ditawar, bagi kelancaran pelaksanaan pembangaunan dan pelayanan kepada seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.     
Oleh karena itu bupati berharap jajaran birokrasi senantiasa selalu meningkatkan kinerja dan profesionalitas dalam bekerja sesuai tupoksi masing-masing, serta mengabdi kepada masyarakat.     
Bupati mengajak bawahannya untuk segera mengakselerasi berbagai program dan kegiatan sesuai visi misinya. “Terwujudnya Kabupaten Magelang yang semakin semanah sejahtera, maju dan amanah perlu peningkatan komitmen bersama dalam rangka melanjutkan program program pembangunan yang nyata nyata telah berjalan dengan baik dan member manfaat kepada masyarakat,” kata dia saat memimpin apel perdana, kemarin. (vie/lis)