Jembatan Evakuasi Merapi Runtuh

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MUNGKID– Warga Desa Sewukan dan Desa Paten Kecamatan Dukun harus kehilangan salah satu akses penghubung yang juga jalur evakuasi Merapi. Pasalnya, jembatan di atas Kali Kepil ambrol sehingga melumpuhkan jalur transportasi.
Menurut keterangan yang dihimpun koran ini, jembatan ambrol, kemarin pagi. Diduga jembatan itu sudah tua dan tidak dirawat.
”Tadi pas ambrol terdengar suara sangat keras,” kata Mujiyono, 54, wara setempat.
Ambrolnya jembatan itu membuat separo lebih badan rusak. Warga yang hendak melintas harus turun ke dasar sungai atau memutar sejauh 3-4 km melalui alur Kali Trising. Namun rute tersebut cukup berbahaya karena warga harus menyeberangi Kali Trising melalui jembatan sabodam.       
Menurutnya, jembatan ini sangat vital bagi ribuan warga yang tinggal di Dusun Paten, Dusun Gondang, Dusun Jombong, Dusun Bandung, Babadan 1, Babadan 2, serta warga Dusun Sewukan Tegal.        
Relawan Guruh Merapi Harjo G mengungkapkan Kali Kepil menampung aliran hujan dari sekitar Taman Nasional Gunung Merapi serta sekitar kawasan Babadan 1, dan Babadan 2. Hal ini membuat sungai ini sering mengalami banjir besar. “Banjir lahar yang menghanyutkan empat truk di Kali Pabelan beberapa waktu lalu asal alirannya dari sungai ini,” kata Harjo.       
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang Sujadi mengatakan sebagian besar badan jembatan Kali Kepil runtuh ke dasar sungai sehingga tidak bisa dilewati warga. Ia pun meminta warga untuk tidak berdiri terlalu dekat jembatan karena dikhawatirkan akan longsor lagi.
Dia mengaku belum tahu persis jumlah kerugian karena masih dalam proses penghitungan.
“Kerugiannya masih kami hitung namun yang jelas mencapai ratusan juta. Ini jalur vital bagi masyarakat. Anak sekolah dan warga ke pasar harus lewat jembatan ini,” kata Sujadi.     
Sujadi BPBD mengaku sudah melaporkan hal ini ke Bupati Magelang. “Jembatan ini runtuh karena dimakan usia. Akan kita koordinasikan dengan DPU agar bisa dibangun jembatan baru. Dengan kondisi begini tidak mungkin hanya diperbaiki. Harus dibangun ulang,” kata dia.     
Kapolsek Dukun AKP Eko Mardiyanto mengatakan dugaan kuat jembatan ini runtuh akibat usia yang sudah tua. Juga akibat banjir yaang kerap melewati bawah jembatan. “Karena sering dilalui banjir fondasi bawah itu runtuh,” kata dia. (vie/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -