Puluhan Hektar Padi Diserang Wereng

278

TEMANGGUNG—Puluhan hektare lahan padi di Kabupaten Temanggung diserang ‘musuh’ lama, wereng cokelat. Sejauh ini, sedikitnya 32 hektare lahan diserang jenis serangga yang mematikan tanaman pangan secara perlahan ini. Untuk mengatasi luasan wilayah serang, para petani melakukan penyemprotan secara masif.
Di Desa Jombor, Kecamatan Jumo, penyemprotan dilakukan di lahan sawah seluas 75 hektare. Kepala Desa Jombor, Marju mengatakan, upaya ini dilakukan untuk mencegah berkembang biaknya hama wereng coklat. Sebab berdasar pengalaman jika hama ini sudah menyerang dipastikan petani bisa mengalami gagal panen.
“Kami tidak ingin kegagalan panen karena wereng coklat pada tahun 1990-an lalu kembali terjadi, untuk itu kami sebagai pemerintahan desa menggerakan semua masyarakat untuk melakukan penyemprotan masal,”katanya.
Langkah ini katanya tidak hanya dilakukan sekali ini saja. Ke depan untuk mencegah semua hama yang menyerang lahan pertanian akan dilakukan secara bersama-sama, dengan harapan petani bisa menikmati hasil panen yang memuaskan.  
Ia menambahkan, penyemprotan hama wereng coklat ini dilakukan bekerja sama dengan Laboratorium Pengamatan Hama dan Tanaman Pangan dengan di damping oleh LSM LPPNRI Temanggung serat dilakukan oleh seluruh masyarakat desa.
“Pihak laboratorium sebagai penyedia obat-obatan insektisida, LSM yang mendampingi serta masyarakat sebagai pelaksana, dengan kerja sama seperti ini bisa meringankan beban petani,” katanya.
Sementara itu, pimpinan Laboratorium Pengamatan Hama dan Tanaman Pangan, Temanggung  Dyah Retno Rahmawati, mengatakan selama musim tanam mulai dari awal bulan November 2013 lalu sedikitnya 32 hektare sawah di kabupaten Temanggung potensi terserang hama wereng coklat.
Dari total luasan lahan tersebut, Desa Jombor Kecamatan Jumo menjadi salah satu desa yang sangat rawan terserang hama wereng coklat. Dari sekitar 75 hektare lahan yang ada di desa tersebut,  8 hektare lahan sudah mulai ada larva wereng coklat.  (zah/lis)