Puluhan Hektar Padi Diserang Wereng

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

TEMANGGUNG—Puluhan hektare lahan padi di Kabupaten Temanggung diserang ‘musuh’ lama, wereng cokelat. Sejauh ini, sedikitnya 32 hektare lahan diserang jenis serangga yang mematikan tanaman pangan secara perlahan ini. Untuk mengatasi luasan wilayah serang, para petani melakukan penyemprotan secara masif.
Di Desa Jombor, Kecamatan Jumo, penyemprotan dilakukan di lahan sawah seluas 75 hektare. Kepala Desa Jombor, Marju mengatakan, upaya ini dilakukan untuk mencegah berkembang biaknya hama wereng coklat. Sebab berdasar pengalaman jika hama ini sudah menyerang dipastikan petani bisa mengalami gagal panen.
“Kami tidak ingin kegagalan panen karena wereng coklat pada tahun 1990-an lalu kembali terjadi, untuk itu kami sebagai pemerintahan desa menggerakan semua masyarakat untuk melakukan penyemprotan masal,”katanya.
Langkah ini katanya tidak hanya dilakukan sekali ini saja. Ke depan untuk mencegah semua hama yang menyerang lahan pertanian akan dilakukan secara bersama-sama, dengan harapan petani bisa menikmati hasil panen yang memuaskan.  
Ia menambahkan, penyemprotan hama wereng coklat ini dilakukan bekerja sama dengan Laboratorium Pengamatan Hama dan Tanaman Pangan dengan di damping oleh LSM LPPNRI Temanggung serat dilakukan oleh seluruh masyarakat desa.
“Pihak laboratorium sebagai penyedia obat-obatan insektisida, LSM yang mendampingi serta masyarakat sebagai pelaksana, dengan kerja sama seperti ini bisa meringankan beban petani,” katanya.
Sementara itu, pimpinan Laboratorium Pengamatan Hama dan Tanaman Pangan, Temanggung  Dyah Retno Rahmawati, mengatakan selama musim tanam mulai dari awal bulan November 2013 lalu sedikitnya 32 hektare sawah di kabupaten Temanggung potensi terserang hama wereng coklat.
Dari total luasan lahan tersebut, Desa Jombor Kecamatan Jumo menjadi salah satu desa yang sangat rawan terserang hama wereng coklat. Dari sekitar 75 hektare lahan yang ada di desa tersebut,  8 hektare lahan sudah mulai ada larva wereng coklat.  (zah/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -