SD Tidar 1 Tak Miliki Guru Agama

376

MAGELANG– Aktivitas belajar mengajar di SD Negeri Tidar 1 Kota Magelang khususnya pelajaran agama sedikit terhambat. Penyebabnya sekolah itu tak memiliki guru agama.     
Padahal dari 215 siswa, hampir semua agama ada. Di antaranya Islam, Kristen, Katolik dan Hindu. “Untuk guru agama Islam sudah kosong sejak September tahun kemarin. Selain itu saat ini untuk guru agama Katolik juga mengalami kekosongan, karena tenaga pengajar yang bersangkutan sudah pensiun per awal Februari ini,” kata Kepala SD Negeri Tidar 1 Kota Magelang, Hartono, kemarin.
Pun juga dengan guru agama Hindu yang mengalami kekosongan sejak lama. “Makanya kita sangat berharap adanya tenaga guru untuk setiap guru bidang studi agama,” kata Hartono.       
Hartono mengemukakan, dalam mengatasi ketiadaan guru agama tersebut, pihaknya sudah berkonsultasi dengan Kelompok Guru Agama Kota Magelang. Hasilnya, untuk mengisi kekosongan sementara guru agama Islam, mereka dibantu  oleh dua guru dari sekolah lain. Sedangkan untuk guru agama Hindu dibantu guru dari SMP Negeri 12 Kota Magelang.     
“Untuk mengisi guru agama Katolik yang kosong mulai bulan ini (Februari), kami telah mengajukan tenaga pengajar pengganti ke Dinas Pendidikan. Selain itu juga sudah berkonsultasi dengan Kelompok Guru Agama Kota Magelang, namun kami masih menunggu hasilnya,” ujarnya.       
Menanggapi hal tersebut Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito berjanji akan segera menyikapi soal kekurangan guru di SDN Tidar 1. Pihaknya melalui Dinas Pendidikan akan segera mengkaji, agar kekosongan guru tersebut tidak menghambat jalannya belajar mengajar di sekolah.     
“Pelajaran agama juga sangat penting dan fatal, karena sebagai fondasi akhlak para siswa. Kita akan segera koordinasi dan mengkaji, untuk mencari solusi yang baik,” kata Sigit saat inpeksi mendadak (sidak) di sekolah itu. (vie/lis)