Banyak Pejabat Pilih Tunda Pensiun

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MUNGKID—Perpanjangan masa kerja pegawai negeri sipil (PNS) disikapi berbeda oleh sejumlah pejabat di lingkup Pemkab Magelang. Ada yang memiliih tetap pensiun, namun banyak yang lebih memilih memperpanjang hingga usia 60 tahun.
Dari data Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Ma­ge­lang ada 58 PNS yang memtuskan menunda pensiun dan 21 lainnya memilih pensiun.
”Surat keputusan (SK) pensi­un yang diterima, mereka kembalikan ke pusat melalui kita,” kata Kepala BKD Kabupaten Magelang, Erie Sadewo, kemarin.
Selain itu, kata Ery, bagi PNS yang telah terbit SK pensiunnya sudah menandatangani surat pernyataan bersedia melaksanakan tugas kembali. Pernyataan tertulis di atas meterai, sebagai data pembuatan daftar gaji bulan berikutnya.
Penundaan masa pensiun itu, menurut dia, sesuai ketentuan yang diatur Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Yang dikuatkan Surat Edaran (SE) Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor. K.26-30/V.7-3/99 tertanggal 7 Januari 2014.
Terhadap PNS yang ingin melanjutkan tugas hingga usia 58 atau 60 tahun, kata Erie, SK pensiun dan kenaikan pangkat pengabdian akan ditinjau kembali. Baik PNS yang menduduki jabatan administrasi, jabatan fungsional, maupun jabatan pimpinan tinggi.
Erie menjelaskan, jabatan administrator atau setingkat eselon 3, pengawas setingkat eselon 4 dan pelaksana atau setingkat eselon 5 batas usia pensiun (BUP) menjadi 58 tahun. Untuk jabatan pimpinan tinggi, yakni pimpinan tinggi utama madya dan pratama atau setingkat atau setingkat eselon 2 yang semula BUP-nya 56 tahun menjadi 60 tahun. Bagi pejabat fungsional disesuaikan dengan undang-undang yang berlaku.
Ditanya mengenai 21 PNS yang memutuskan pensiun, masih kata Erie, SK pensiun akan berlaku seterusnya dengan hak pensiun. ”Dan bagi yang sudah mengambil BT maka akan diperhitungkan sesuai dengan masa akhir tugas pada waktunya,” katanya. (vie/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -