Banyak Pejabat Pilih Tunda Pensiun

352

MUNGKID—Perpanjangan masa kerja pegawai negeri sipil (PNS) disikapi berbeda oleh sejumlah pejabat di lingkup Pemkab Magelang. Ada yang memiliih tetap pensiun, namun banyak yang lebih memilih memperpanjang hingga usia 60 tahun.
Dari data Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Ma­ge­lang ada 58 PNS yang memtuskan menunda pensiun dan 21 lainnya memilih pensiun.
”Surat keputusan (SK) pensi­un yang diterima, mereka kembalikan ke pusat melalui kita,” kata Kepala BKD Kabupaten Magelang, Erie Sadewo, kemarin.
Selain itu, kata Ery, bagi PNS yang telah terbit SK pensiunnya sudah menandatangani surat pernyataan bersedia melaksanakan tugas kembali. Pernyataan tertulis di atas meterai, sebagai data pembuatan daftar gaji bulan berikutnya.
Penundaan masa pensiun itu, menurut dia, sesuai ketentuan yang diatur Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Yang dikuatkan Surat Edaran (SE) Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor. K.26-30/V.7-3/99 tertanggal 7 Januari 2014.
Terhadap PNS yang ingin melanjutkan tugas hingga usia 58 atau 60 tahun, kata Erie, SK pensiun dan kenaikan pangkat pengabdian akan ditinjau kembali. Baik PNS yang menduduki jabatan administrasi, jabatan fungsional, maupun jabatan pimpinan tinggi.
Erie menjelaskan, jabatan administrator atau setingkat eselon 3, pengawas setingkat eselon 4 dan pelaksana atau setingkat eselon 5 batas usia pensiun (BUP) menjadi 58 tahun. Untuk jabatan pimpinan tinggi, yakni pimpinan tinggi utama madya dan pratama atau setingkat atau setingkat eselon 2 yang semula BUP-nya 56 tahun menjadi 60 tahun. Bagi pejabat fungsional disesuaikan dengan undang-undang yang berlaku.
Ditanya mengenai 21 PNS yang memutuskan pensiun, masih kata Erie, SK pensiun akan berlaku seterusnya dengan hak pensiun. ”Dan bagi yang sudah mengambil BT maka akan diperhitungkan sesuai dengan masa akhir tugas pada waktunya,” katanya. (vie/lis)