Anggaran JKMMS Jadi 7,5 M

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SALATIGA—Anggaran jaminan kesehatan masyarakat miskin Salatiga (JKMMS) pada APBD 2014 naik Rp 5,45 miliar dari anggaran 2013 senilai Rp 2,05 miliar. Total dana yang dikucurkan menjadi Rp 7,5 miliar. Kenaikan anggaran ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warga miskin.
Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga Sovie Harjanti kepada wartawan menuturkan, penyerapan anggaran JKMMS cukup besar. Atas dasar itu, Pemkot Salatiga menaikkan anggaran JKMMS agar semua warga miskin di Kota Salatiga bisa menikmati pelayan kesehatan ini.
“Alokasi anggaran JKMMS ini merupakan salah satu wujud nyata Pemkot Salatiga dalam meningkatkan pelayanan dan kualitas kesehatan masyarakat. Di sisi lain, juga untuk membantu warga miskin yang membutuhkan pelayanan kesehatan,” terang perempuan berkerudung tersebut.
Lebih jauh dia menambahkan, jumlah peserta JKMMS 2014 sama dengan tahun lalu, yakni 23.345 jiwa. Namun jika ada warga miskin yang belum terdaftar sebagai peserta program jaminan kesehatan nasional yang ditangani Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan, mereka tetap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan gratis dari pemerintah dengan melengkapi persyaratan yang ditentukan. “Syaratnya, yakni surat keterangan tidak mampu (miskin) dari RT, RW, dan kelurahan,” jelas Sovie.
Dia menjelaskan, pelayanan JKMMS meliputi semua penanganan medis penyakit yang diderita warga, termasuk cuci darah. Karena anggaran JKMMS yang dialokasikan cukup besar.
Sebelumnya, Sekretaris Komisi I DPRD Kota Salatiga Septa Maya Hidayati mengatakan, pihaknya mendukung langkah yang dilakukan DKK yang mengalokasikan anggaran untuk warga miskin yang membutuhkan pelayanan cuci darah. Sebab belakangan ini jumlah pasien warga miskin yang membutuhkan pelayanan cuci darah meningkat.(sas/ton)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -