Buktikan jika Bisa Miskinkan Dokter

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Tarif Kapitasi Bisa Diubah

MUGASARI – Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi bersedia merevisi Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 69 tahun 2013 apabila dibuktikan tarif biaya kapitasi yang diterima dokter, sebagaimana diatur dalam regulasi itu sampai memiskinkan dokter. Hal tersebut diungkapkannya di sela acara ”Ramah Tamah dan Dialog Menteri Kesehatan RI dengan Jajaran Kesehatan di Jawa Tengah” yang digelar di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Kariadi Semarang, Rabu (5/2).
”Saya sering dihujat. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 69/2013 itu (salah satunya mengatur tarif kapitasi dokter) memang tanggung jawab saya. Saya yang tanda tangan,” ujarnya. Permenkes Nomor 69/2013 mengatur Standar Tarif Pelayanan Kesehatan pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan dalam Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan.
Menurutnya, Permenkes tersebut dibuat demi kepentingan masyarakat luas. Kendati demikian, apabila sejak peraturan tersebut dibuat sampai menjadikan dokter miskin, ia mempersilakan pihak yang merasa demikian, untuk membuktikannya. ”Saya mau mengubah. Masih ada waktu. Buktikan pada saya, Saudara (pihak yang keberatan, Red) mengutamakan pelayanan pada pasien, bukan kepentingan lain. Buktikan saya memiskinkan Saudara,” ujarnya.
Sebelumnya, banyak pihak yang mengeluhkan biaya kapitasi yang diterima dokter dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), salah satunya sebagaimana disampaikan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jawa Tengah. ”Nilai kapitasi pusat kesehatan masyarakat sekitar Rp 3 ribu-Rp 6 ribu memang sudah sesuai karena ada kenaikan dari sebelumnya sekitar Rp 1 ribu per pasien,” kata Ketua IDI Jateng Joko Widiyarto.
Namun, kata dia, nilai kapitasi yang diterima dokter sejauh ini belum rasional dan masih rendah, idealnya di kisaran Rp 8-10 ribu. Padahal, dokter masih harus menanggung biaya-biaya lainnya.
Nilai kapitasi dokter itu, kata Joko, sudah termasuk biaya pembayaran apoteker, karyawan, listrik, air, praktik, dan sebagainya, sementara biaya atas risiko yang diterima dokter tidak diperhitungkan.
Kepala Divisi Regional VI Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Jateng-DIJ Andayani Budi Lestari menjelaskan bahwa program JKN saat ini lebih banyak mendapat respons positif dari masyarakat. Meski demikian, ia meminta masyarakat bisa berobat ke puskesmas terlebih dulu, tidak langsung ke rumah sakit. ”Jadi kami juga mengimbau masyarakat, kalau sakitnya cuma pilek ya jangan langsung ke rumah sakit. Buang-buang tenaga dokter spesialis kalau cuma ngobatin pilek,” kata Andayani.
Ketua Perhimpunan Klinik dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer Indonesia (PKFI) Jateng Dr Telogo Wismo mengatakan, PKFI berkomitmen untuk ikut serta menyukseskan JKN di wilayah Jateng. Salah satunya adalah pelayanan optimal kepada peserta JKN
Menurut Telogo, agar dapat melayani dengan optimal, seorang dokter diberi kuota 3000-an peserta.”Jadi kalau di Puskesmas dengan seorang dokter diberi peserta 11 ribu atau lebih, jelas pelayanannya tidak optimal. Sebaiknya, Puskesmas menambah tenaga dokter,” katanya.
Ironisnya, dokter keluarga yang sudah berjalan justru kekurangan peserta. Karena mereka harus mencari peserta sendiri. ”Seharusnya BPJS kesehatan memberikan peserta kepada dokter keluarga, seperti dokter di Puskesmas. Sehingga tidak mencari peserta sendiri,” usulnya. (dna/mg6/ton/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -