Lima Lokasi Longsor Jadi Perhatian Utama

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

UNGARAN- Sejumlah wilayah di Kabupaten Semarang mengalami bencana tanah longsor akibat gerusan air hujan. Kebanyakan tanah longsor yang terjadi pada talut jalan serta jembatan. Akibatnya sejumlah akses jalan mengalami gangguan karena separo jalan rusak akibat tanahnya longsor.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang merilis, selama sepekan ini telah terjadi bencana tanah longsor di lima titik. “Kebanyakan yang longsor itu talut jalan atau tebing, jadi termasuk ringan dan tidak ada korban jiwa. Paling parah di Jalan Desa Mluweh-Ungaran yang menyebabkan jalannya ambles. Namun demikian kami sudah siagakan tim SAR dan petugas tanggap bencana. Sehingga begitu ada laporan langsung bertindak cepat untuk mengatasinya,” tutur Kepala BPBD Kabupaten Semarang Arief Budianto, Rabu (5/2).
Bencana longsor ringan itu seperti terjadi di Desa Bendung, Kecamatan Pabelan yakni tebing setinggi 50 meter dengan panjang 60 meter longsor pada awal 30 Januari 2013 lalu. Akibatnya jalan poros desa di bawah tebing tertutup timbunan tanah. Dalam waktu hampir bersamaan Jalan Desa Mluweh-Ungaran juga ambles karena tanah di sekitarnya longsor.
Selain itu talut sepanjang 7,5 meter, tinggi 3 meter dengan lebar 3,5 meter di bawah jembatan Manggong di Jalan Raya Lanjan-Pingit Temanggung tepatnya di Dusun Susukan, Desa Lanjan Kecamatan Sumowono, Selasa (4/2) pagi longsor. Akibatnya separo jalan Lanjan tepatnya di dekat jembatan, ambrol. Pada hari yang sama tebing di Jalan Desa Mluweh-Ungaran tepatnya di hutan wisata Penggaron juga longsor. Material tanah dan batu sempat menutupi jalan. Kejadian yang sama juga terjadi di jalan Indrokilo, Desa Lerep Ungaran dan Dusun Niyen, Desa Kenteng Kecamatan Susukan. Selain itu di Desa Banyukuning, Kecamatan Sumowono longsor hingga berdampak pada rumah seorang warga yang retak, sebab fondasinya ambles.
Ditambahkan Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Semarang Yudinita Artsiani, pihaknya langsung merespon setiap kali ada laporan mengenai bencana yang masuk. Selanjutnya dikirim tim ke lapangan untuk melakukan survei untuk mengkaji penanganannya. Hasil survei tersebut untuk mengetahui kondisi dan menentukan langkah apa yang harus dilakukan. Mulai dari prioritas penanganan sampai usulan penggunaan anggaran.
“Nanti hasil kajian kita usulkan ke Bupati, jika masuk kategori bencana akan menggunakan dana TT (tak tersangka). Seperti longsor di Lanjan dan Banyukuning Sumowono, hari ini (Rabu, 5/2, red) kita sudah survei bersama tim dari DPU dan rencana sudah mulai akan diperbaiki,” kata Yudinita. (tyo/ton)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -