645 Rumah Belum Punya IMB

346

SALATIGA—Ratusan PNS yang mendapat jatah di Perumahan Korpri Kecandran dan Randuacir Kota Salatiga terus mempertanyakan selesainya pembangunan rumah tersebut. Keluhan ini menyusul kabar selesainya proses penyertifikatan 745 lembar dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Salatiga kepada Korpri.
“Kapan akad kreditnya serta kapan rumah tersebut bisa ditempati. Sampai sekarang belum ada pemberitahuan meskipun sertifikat tanah sudah diserahkan kepada Korpri. Kami juga berharap segera selesai dan jangan terlalu lama takutnya malah mangkrak pembangunannya,” ujar salah seorang PNS Pemkot Salatiga yang ditemui wartawan, kemarin pagi.
Wakil Ketua Korpri Kota Salatiga Tri Priyo Nugroho menegaskan, penempatan rumah dan realisasi kredit diutamakan untuk 100 unit pertama karena sudah memiliki izin mendirikan bangunan (IMB) sebagai salah satu persyaratan perjanjian kredit di Bank Tabungan Negara (BTN) dengan jenis kredit perumahan. “Memang sertifikat sudah diserahkan kepada Korpri sebanyak 745 lembar atas nama pemohon PNS yang mendapatkan jatah rumah. Namun demikian masih 100 unit yang bisa ditempati karena IMB-nya sudah terbit,” ujar Valentino. Sedangkan yang diserahkan tahap kedua beberapa waktu lalu sebanyak 645 sertifikat tanah.
Korpri Salatiga saat ini sedang mengajukan IMB ke Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Salatiga agar 645 sertifikat tersebut bisa menjadi dasar IMB pembangunan rumah tahap berikutnya. “Kami targetkan akhir tahun 2014 ini, 745 unit rumah PNS di Salatiga ini bisa selesai semua dan bisa ditempati. Kami terus memproses dan mengawasi pembangunan tersebut. PNS jangan resah dan khawatir,” janji dia. Secepatnya pula sertifikat yang dikuasakan ke Korpri ini diserahkan ke BTN sebagai bank pemberi kredit.
Sebagaimana diketahui Pemkot Salatiga melepaskan 7,9 hektare tanah aset daerah untuk membangunan perumahan PNS. Pada awal pekan lalu, sertifikat pemecahan lahan untuk setiap PNS yang mendapatkan rumah tersebut secara simbolis sudah diserahkan dari BPN Salatiga kepada Ketua Korpri Salatiga, Agus Rudianto. (sas/ton)