Tuntut Pemulangan Korban

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Keluarga Korban Geruduk Syahbandar
BATANG-Puluhan keluarga anak buah kapal (ABK) KM Pulung 2 Batang mendatangi Kantor Syahbandar Batang, Kamis (6/2) sore kemarin. Mereka menuntut, pemilik KM Pulung 2 segera memulangkan salah satu korban tewas yang ditemukan Senin (3/2) lalu di perairan Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Keluarga korban merasa khawatir, setelah mengetahui Kapal KM Pulung 2 yang berangkat sejak 27 Januari 2014 diduga hilang di perairan Karimun, sehingga tidak pulang hingga kini bersama 14 awaknya. Mereka juga menuntut Kantor Syahbandar Batang mencari keberadaan kapal tersebut dan 14 ABK.
Kepala Satuan Polisi Air, Polres Batang, AKP Setyadi yang datang ke Kantor Syahbandar Batang menjelaskan bahwa pada Selasa (4/2) lalu, pihaknya menerima laporan dari Polsek Bawean. Bahwa pada Senin (3/2), seorang nelayan bernama Moch Natsir, menemukan satu mayat tanpa identitas di Pantai Dusun Timur Sungai, Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Menurutnya, jenis kelamin mayat tersebut pria, memakai pelampung bertuliskan KM Pulung 2, dan pada dibajunya tertulis Perusahaan Es Balok, Jalan RE Martadinata Batang. ”Mayat tanpa identitas itu, kemungkinan warga Kabupaten Batang. Sekarang mayatnya sudah dimakamkan di Pemakaman Dusun Timur Sungai, Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak, Gresik Jawa Timur,” jelas AKP Setyadi.
Mendengar penjelasan tersebut, puluhan keluarga ABK KM Pulung 2, langsung menuntut tanggung jawab pemilik kapal KM Pulung 2, Susandi, 57, warga Dusun Milingan RT 6 RW 1, Desa Karangasem Utara, Kecamatan/Kabuaten Batang.
Sahroni, 34, warga Desa Klidang Lor, kakak Priyanto, 20, salah satu ABK KM Pulung 2, mengaku sangat yakin. Bahwa mayat pria tanpa identitas itu adiknya. Karena itu, Susandi selaku pemilik kapal, harus memulangkan mayat Priyanto untuk dimakamkan di Desa Klidang Lor.
”Saya menuntut tanggung jawab pemilik kapal KM Pulung 2, untuk memulangkan mayat adik saya Priyanto,” tandas Sahroni di Kantor Syahbandar Kabupaten Batang yang disetujui keluarga korban lainnya.
Hal senada dikatakan oleh Sujito, 24, warga Desa Karangasem Utara, adik dari nahkoda KM Pulung 2, Kuswanto, 42, yang hingga kini belum ditemukan. ”Semua ABK KM Pulung 2, harus dikembalikan ke Batang. Baik dalam keadaan meninggal atau hidup,” tandas Sujito dengan nada emosi.
Susandi, pemilik kapal KM Pulung 2 menceritakan bahwa KM Pulung 2 berangkat dari Pelabuhan Batang, pada Senin, 27 Januari 2014 sore. Bersama 14 ABK, kapal tersebut hendak mengirim perbekalan ke KM Rizki Barokah yang telah berangkat 20 hari lalu, namun kehabisan perbekalan di Pulau Karimun. Namun, pada Selasa, 28 Januari 2014, dirinya sudah tidak bisa lagi berkomunikasi dengan Kuswanto, nahkoda KM Pulung 2.
Susandi menegaskan bahwa dirinya akan bertanggung jawab, termasuk dengan keluarga korban KM Pulung 2. Pihaknya akan segera mengurus pemulangan jenazah yang saat ini telah dimakamkan di Gresik. ”Saya akan bertanggung jawab,” tegas Susandi.
Sementara itu, Kepala Syahbandar Kabupaten Batang, Agus Supriyadi, menuturkan bahwa pihaknya akan membantu berkoordinasi dengan Syahbandar Pulau Bawean, untuk pemulangan jenazah yang diduga ABK KM Pulung 2 tersebut.
”Kami sudah kontak Kapolsek Tambak dan Syahandar disana. Tinggal menunggu pengambilan jenazah. Namun harus melengkapi semua persyaratan adminstrasi dahulu, seperti surat kuasa ahli waris dan surat dari desa warga domisili,” tutur Agus Supriyadi. (thd/ida)

Korban Hilang, ABK KM Pulung 2
1. Kuswanto, 40, Nahkoda Kapal KM Pulung 2, warga Dukuh Milingan, Desa Karangasem Utara, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang.
2. Random, 30, Ketua Kapal Mesin, warga Dukuh Milingan, Desa Karangasem Utara, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang.
3. Hasta, 20, Wakil Ketua Kapal Mesin, warga Dukuh Milingan, Desa Karangasem Utara, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang.
4. Sodikin, 40, Klasi, warga Dukuh Milingan, Desa Karangasem Utara, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang.
5. Wuryani, 50, Klasi, warga Dukuh Milingan, Desa Karangasem Utara, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang.
6. Susanto, 20, Klasi, warga Dukuh Milingan, Desa Karangasem Utara, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang.
7. Riyanto, Klasi, warga Desa Klidang Lor, Kecamatan Batang, Batang.
8. Anam, 17, Klasi, warga Dukuh Milingan, Desa Karangasem Utara, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang.
9. Soleh, 24, Klasi, warga Desa Klidang Lor, Kecamatan Batang, Batang.
10. Mutatari, 50, Klasi, warga Dukuh Karang Wihoro, Desa Karangasem Utara, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang.
11. Kurodi, 22, Klasi, warga Dukuh Milingan, Desa Karangasem Utara, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang.
12. Priyanto, 29, Klasi, warga Desa Klidang Lor, Kecamatan Batang, Batang. (diduga ditemukan di perairan Pulauan Bawean, Gresik, Jawa Timur)
13. Sunardi, 20, Klasi, warga Dukuh Milingan, Desa Karangasem Utara, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang.
14. Bidin, 25, Klasi, warga Dukuh Milingan, Desa Karangasem Utara, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang.
Sumber : Kantor Syahbandar Kabupaten Batang.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -