Dua Jalur Evakuasi Diperbaiki

311

MUNGKID—Pemerintah Ka­bupaten Magelang mulai me­rencanakan pembangunan jalur evakuasi Gunung Merapi yang sudah mulai rusak parah. Namun, rencananya, tahun ini hanya dua jalur yang akan diperbaiki.
”Kita akan melakukan kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascaerupsi Merapi, dengan memperbaiki dua jalur di Kecamatan Dukun. Anggaran untuk perbaikan jalan di dua lokasi tersebut masing-masing dianggarkan Rp 300 juta dan Rp 400 juta,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Energi Sumberdaya Mineral (DPU ESDM) Kabupaten Magelang Sutarno, kemarin.
Jalur-jalur itu, kata dia merupakan jalur evakuasi dan ekonomi masyarakat desa. ”Kita usulkan secara bertahap nanti dimulai setelah APBD 2014,” katanya.
Menurutnya, belum semua jalur evakuasi bisa diperbaiki. Mengingat, mayoritas jalan dilalui truk pasir. Sehingga jika pun diperbaiki hanya bertahan sebentar.
Selain itu, pihaknya berupaya akan segera memperbaiki jembatan Kali Kepil yang ambrol pada Senin (3/2), karena kondisi bangunan yang rapuh dimakan usia. Jembatan Kali Kepil adalah salah satu jalur evakuasi di Kecamatan Dukun, dan sekaligus juga menghubungkan dua desa, Desa Paten dan Desa Sewukan di Kecamatan Dukun.
”Biaya perbaikan jembatan diperkirakan akan menghabiskan dana Rp 1 miliar,” ujarnya. Perbaikan jembatan akan segera dilakukan setelah alokasi dana tersebut disetujui dan ditetapkan dalam APBD 2014.
Sebelumnya, Wakil Gubernur Jateng Heru Sudjatmiko mengatakan daerah terdampak bencana banjir dan longsor di Jawa Tengah, diharapkan segera memperbaiki infrastruktur yang rusak. Upaya perbaikan sepatutnya cepat dilakukan di awal tahun seperti sekarang, dengan memanfaatkan situasi saat ini belum banyak dana dari APBD dikucurkan untuk kegiatan pembangunan.
”Di awal tahun seperti sekarang, segeralah lakukan upaya perbaikan infrakstruktur secara maksimal, dan bila ada kekurangan anggaran silakan diusulkan dalam APBD perubahan,” ujar Heru Sudjatmoko, saat ditemui di sela-sela acara sosialisasi bantuan dana untuk pemerintah desa di Kantor Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) II eks Karesidenan Kedu di Kota Magelang. ‘
Pemerintah desa, kecamatan dan kota/kabupaten bisa melakukan upaya perbaikan jalan pada kelas jalan tertentu sesuai kewenangannya masing-masing.
Heru mengatakan, saat ini Peme­rintah Provinsi Jawa Tengah juga masih terus menghitung kebutuhan dana perbaikan infrastruktur untuk dialokasikan dalam APBD perubahan. (vie/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.