Dua Jalur Evakuasi Diperbaiki

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MUNGKID—Pemerintah Ka­bupaten Magelang mulai me­rencanakan pembangunan jalur evakuasi Gunung Merapi yang sudah mulai rusak parah. Namun, rencananya, tahun ini hanya dua jalur yang akan diperbaiki.
”Kita akan melakukan kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascaerupsi Merapi, dengan memperbaiki dua jalur di Kecamatan Dukun. Anggaran untuk perbaikan jalan di dua lokasi tersebut masing-masing dianggarkan Rp 300 juta dan Rp 400 juta,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Energi Sumberdaya Mineral (DPU ESDM) Kabupaten Magelang Sutarno, kemarin.
Jalur-jalur itu, kata dia merupakan jalur evakuasi dan ekonomi masyarakat desa. ”Kita usulkan secara bertahap nanti dimulai setelah APBD 2014,” katanya.
Menurutnya, belum semua jalur evakuasi bisa diperbaiki. Mengingat, mayoritas jalan dilalui truk pasir. Sehingga jika pun diperbaiki hanya bertahan sebentar.
Selain itu, pihaknya berupaya akan segera memperbaiki jembatan Kali Kepil yang ambrol pada Senin (3/2), karena kondisi bangunan yang rapuh dimakan usia. Jembatan Kali Kepil adalah salah satu jalur evakuasi di Kecamatan Dukun, dan sekaligus juga menghubungkan dua desa, Desa Paten dan Desa Sewukan di Kecamatan Dukun.
”Biaya perbaikan jembatan diperkirakan akan menghabiskan dana Rp 1 miliar,” ujarnya. Perbaikan jembatan akan segera dilakukan setelah alokasi dana tersebut disetujui dan ditetapkan dalam APBD 2014.
Sebelumnya, Wakil Gubernur Jateng Heru Sudjatmiko mengatakan daerah terdampak bencana banjir dan longsor di Jawa Tengah, diharapkan segera memperbaiki infrastruktur yang rusak. Upaya perbaikan sepatutnya cepat dilakukan di awal tahun seperti sekarang, dengan memanfaatkan situasi saat ini belum banyak dana dari APBD dikucurkan untuk kegiatan pembangunan.
”Di awal tahun seperti sekarang, segeralah lakukan upaya perbaikan infrakstruktur secara maksimal, dan bila ada kekurangan anggaran silakan diusulkan dalam APBD perubahan,” ujar Heru Sudjatmoko, saat ditemui di sela-sela acara sosialisasi bantuan dana untuk pemerintah desa di Kantor Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) II eks Karesidenan Kedu di Kota Magelang. ‘
Pemerintah desa, kecamatan dan kota/kabupaten bisa melakukan upaya perbaikan jalan pada kelas jalan tertentu sesuai kewenangannya masing-masing.
Heru mengatakan, saat ini Peme­rintah Provinsi Jawa Tengah juga masih terus menghitung kebutuhan dana perbaikan infrastruktur untuk dialokasikan dalam APBD perubahan. (vie/lis)

Berita sebelumyaBBI Mangkrak, Dihidupkan Lagi
Berita berikutnyaKPM di 4 Kecamatan
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -