Jepara Pelajari BPJS Temanggung

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

TEMANGGUNG—Kendati jumlah warga yang mendaftar masih rendah, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di Kabupaten Temanggung dinilai cukup berhasil menerapkan program itu. Terbukti, Komisi C DPRD Kabupaten Jepara melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Temanggung.
Pemkab Temanggung sendiri menyatakan bahwa program BPJS di daerah penghasil tembakau ini berjalan baik dan tanpa penolakan dari masyarakat.
Ketua rombongan Komisi C DPRD Jepara, Masunduri, mengatakan, kunjungan kerja berfokus pada adanya penolakan dari masyarakat berikut penanganan yang dilakukan oleh Pemkab Temanggung. “Kunjungan kerja ini bermaksud untuk sharing pendapat tentang penerapan BPJS di Kabupaten Temanggung,” katanya.
Di Kabupaten Jepara, pihaknya menghadapi kendala karena adanya pro kontra di masyarakat. Pihaknya menemukan banyak masyarakat yang tidak setuju terhadap program yang berlaku sejak 1 Januari lalu ini. “Kami berharap ada solusi tentang masalah ini. Termasuk bagaimana mensosialisasikan kepada masyarakat program ini,” terangnya.
Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesra, Setda Temanggung, Suyono, didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Suparjo, Direktur RSUD Djojonegoro, dr Artiyono dan sejumlah SKPD terkait memaparkan, bahwa pelaksanaan BPJS di daerah lereng Gunung Sindoro dan Sumbing ini berjalan dengan baik. Ia mengaku telah menyosialisasikan program ini dengan baik ke masyarakat. Langkah yang ditempuh untuk sosialisasi ini dinilai cukup efektif.
“Untuk kegiatan sosialisasi penerapan BPJS ini terlebih dahulu kita berikan sosialisasi kepada kades dan kalur. Dan selanjutnya kades dan kalur yang didampingi dinas terkait melakukan sosialisasi kepada masyarakat, dan alhamdullilah seluruh masyarakat Kabupaten Temanggung menerima dengan baik penerapan BPJS ini,” tandasnya. (zah/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -