Sumbangan Terkumpul Rp 22 Juta

374

MAGELANG—Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA) di Kota Magelang terus digalakkan. Hingga kemarin anggaran yang terkumpul sudah mencapai Rp 22 juta. Uang akan digunakan untuk membiayai anak-anak miskin bersekolah.
Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito secara khusus juga berkeinginan ikut memberikan atensi. Bahkan dia berjanji akan memberikan gaji bulan Maret mendatang.
”Di Kota Magelang ini saya sadari masih banyak siswa kurang mampu,” kata Sigit saat mengukuhkan pengurus GNOTA periode 2014-2019, di aula Dinas Pendididikan (Disdik), kemarin.
Dalam kesempatan itu, Sigit juga menilai bahwa mereka yang terlibat dalam kepengurusan ini adalah orang-orang pilihan yang dipercaya bisa meningkatkan kinerja GNOTA. Sigit meminta kepada pengurus untuk memaksimalkan ki­nerja hingga tujuan utama untuk memajukan pendidikan bisa tercapai.
Orang nomor satu di Kota Sejuta Bunga itu menambahkan bahwa dana GNOTA nantinya hanya akan membiayai bagi para pelajar di Kota Magelang.
Hingga kini, jumlah dana yang terkumpul mencapai Rp22 juta berasal dari beberapa sumbangan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan sejumlah donatur lainnya.
Sementara itu, Ketua GNOTA Kota Magelang yang baru, Sri Rejeki Sulistiyono mengaku, menjadi ketua merupakan tantangan tersendiri baginya. Dia juga merasa masih belum berpengalaman untuk dapat mengelola dan menggerakan organisasi ini. ”Tapi saya komitmen untuk menjadikan GNOTA sebagai wadah yang bisa membantu menyokong biaya pendidikan bagi anak yang kurang mampu,” katanya.
Keanggotaan GNOTA Kota Magelang sendiri saat ini cenderung kompleks tidak hanya melibatkan PNS. Tetapi juga dari unsur lain seperti, notaris, akademisi dan masyarakat pun bertekad untuk membentuk kepengurusan lembaga ini dengan maksimal, guna memajukan pendidikan di Kota Magelang yang semakin berkualitas. (vie/lis)