Sumbangan Terkumpul Rp 22 Juta

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MAGELANG—Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA) di Kota Magelang terus digalakkan. Hingga kemarin anggaran yang terkumpul sudah mencapai Rp 22 juta. Uang akan digunakan untuk membiayai anak-anak miskin bersekolah.
Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito secara khusus juga berkeinginan ikut memberikan atensi. Bahkan dia berjanji akan memberikan gaji bulan Maret mendatang.
”Di Kota Magelang ini saya sadari masih banyak siswa kurang mampu,” kata Sigit saat mengukuhkan pengurus GNOTA periode 2014-2019, di aula Dinas Pendididikan (Disdik), kemarin.
Dalam kesempatan itu, Sigit juga menilai bahwa mereka yang terlibat dalam kepengurusan ini adalah orang-orang pilihan yang dipercaya bisa meningkatkan kinerja GNOTA. Sigit meminta kepada pengurus untuk memaksimalkan ki­nerja hingga tujuan utama untuk memajukan pendidikan bisa tercapai.
Orang nomor satu di Kota Sejuta Bunga itu menambahkan bahwa dana GNOTA nantinya hanya akan membiayai bagi para pelajar di Kota Magelang.
Hingga kini, jumlah dana yang terkumpul mencapai Rp22 juta berasal dari beberapa sumbangan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan sejumlah donatur lainnya.
Sementara itu, Ketua GNOTA Kota Magelang yang baru, Sri Rejeki Sulistiyono mengaku, menjadi ketua merupakan tantangan tersendiri baginya. Dia juga merasa masih belum berpengalaman untuk dapat mengelola dan menggerakan organisasi ini. ”Tapi saya komitmen untuk menjadikan GNOTA sebagai wadah yang bisa membantu menyokong biaya pendidikan bagi anak yang kurang mampu,” katanya.
Keanggotaan GNOTA Kota Magelang sendiri saat ini cenderung kompleks tidak hanya melibatkan PNS. Tetapi juga dari unsur lain seperti, notaris, akademisi dan masyarakat pun bertekad untuk membentuk kepengurusan lembaga ini dengan maksimal, guna memajukan pendidikan di Kota Magelang yang semakin berkualitas. (vie/lis)

Berita sebelumyaSanggah Banding Tidak Ada
Berita berikutnyaPenerapan UMK Dipantau
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -