Tabur Bunga di Makam Wartawan

312

MUNGKID—Forum Jurnalis Magelang (FJM) menggelar kegiatan ziarah dan tabur bunga di pusara mantan wartawan, kemarin. Kegiatan dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) ini bertujuan untuk mengenang jasa-jasa wartawan senior yang telah meninggal dunia.
Ziarah kubur dipusatkan di makam wartawan senior H Budiardjo di Desa Wanurejo Kecamatan Borobudur. ”Kita pusatkan ziarah di sini. Namun kita khususkan doa-doa ini untuk sejumlah wartawan yang telah meninggal dunia,” kata pengurus FJM, Habib Saleh, kemarin.
Ziarah diikuti oleh belasan anggota FJM, seniman dan perwakilan keluarga almarhum. Kegiatan dipimpin oleh Anis Efizudin, fotografer KBR Antara.
Menurut H semasa hidup, H Budiardjo memiliki perhatian tinggi dibidang jurnaalistik dan fotografi. Bahkan dia pernah menjabat sebagai Menteri Penerangan di era Presiden Soeharto.
Semasa hidup, almarhum merupakan seorang wartawan terkemuka dan pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Pers tahun 1972 sehingga layak menjadi panutan jurnalis muda. Selain itu, almarhum juga pernah menduduki jabatan duta besar Kamboja dan Spanyol.
Almarhun juga dikenal luas sebagai seniman foto, petani anggrek, ahli wayang dan budayawan. Ia juga aktif menulis buku seperti H Budiardjo Mendongeng dengan Foto, dan Siapa Sudi Saya Dongengi.
Meski pernah menjadi menteri dan duta besar namun makam H Boediardjo ternyata sangat sederhana. Makam ini hanya dibangun dengan plesteran semen dan dihiasi batu-batu putih. Nyaris sama dengan makam masyarakat biasa di sekitarnya.
Bedanya, pemerintah meletakkan sebuah bambu runcing dan bendera merah putih di makam Budiardjo. Di bawah bendera tersebut terdapat tulisan Pejuang 45. Hal ini sebagai tanda bahwa wartawan kelahiran 16 November 1921 ini pernah ikut berjuang merebut kemerdekaan.
Sekretaris FJM Yohanes Bagyo menga­takan bahwa para wartawan masa kini harus bisa mengambil inspirasi dari wartawan senior.
Hal ini penting agar wartawan bisa mem­beritakan secara objektif dan tidak memihak kepentingan tertentu. Ia menegaskan bahwa kesetiaan seorang wartawan hanya kepada kebenaran dan masyarakat. (vie/lis)