Pembunuh Nenek Kaya Divonis 17 Tahun

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MUNGKID—Pembunuh Ny Sunarti, 67, penduduk Ganten, Jurangombo, Kota Magelang divonis bersalah oleh majelis hakim PN Mungkid, kemarin. Terdakwa yang bernama Mas’ud Muqoddam, 44, warga Deket Kulon, Deket, Lamongan, Jawa Timur ini dijatuhi hukuman 17 tahun penjara.
Tukang ojek yang biasa mangkal di seputar Pakelan, Bulurejo, Mertoyudan, dipersalahkan melanggar pasal 340 KUHP. Yakni, melakukan pembunuhan berencana 24 Mei 2013.
”Terdakwa terbukti melakukan perbuatan yang menghilangkan nyawa orang lain,” kata hakim ketua Imron Rosadi, kemarin.
Pertimbangan yang memberatkan antara lain, perbuatan terdakwa itu meresahkan masyarakat. Sedangkan yang meringankan, bersikap sopan dan koperatif, mengaku bersalah dan menyesali perbuatannya.
Vonis itu sama dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU), ZK Bagus Catur Yuliawan. Menanggapi putusan di atas, JPU maupun terhukum yang didampingi penasehat hukumnya, Supardiyono, menyatakan menerima. Mas’ud nekat membunuh korban karena jengkel selalu ditagih untuk melunasi hutangnya Rp 3 juta. Jumat (24/5) pagi, dia menjemput korban di Kampung Ganten, kemudian dibawa ke sebuah rumah di wilayah Jogonegoro, Mertoyudan, dengan dalih mau melunasi hutang.
Begitu masuk ke dalam rumah, terdakwa langsung merebut tas berisi uang milik korban disertai ancaman. Karena melawan, korban dicekik hingga tewas. Semula, dia bermaksud mengubur mayat perempuan tua itu dalam lubang yang dibuat dalam rumah tersebut sehari sebelumnya.
Tetapi karena ukurannya tidak cukup, terdakwa lalu menyembunyikan mayat korban di bawah kolong tempat tidur dalam kamar. Untung menghilangkan jejak, dalam kepanikannya terdakwa langsung kabur ke kampung halamannya, Deket, Lamongan, Jawa Timur. (vie/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -