Desak Segera Benahi Jalur Evakuasi

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MUNGKID—Pemerintah Kabupaten Magelang diminta tak hanya diam diri melihat sejumlah jalur evakuasi Merapi rusak akibat truk galian C. Apalagi pemkab dinilai paling bertanggung jawab atas pengaturan penambangan pasir.
”Retribusi yang diperoleh dari angkutan galian C kan mencapai miliaran. Seharusnya anggaran itu untuk perbaikan infrastruktur di wilayah Merapi,” kata relawan Linang Sayang, Yoga, kemarin.
Yoga mengaku prihatin dengan kondisi jalur evakuasi banyak berlubang. Salah satunya yakni jalan Muntilan-Dukun. Mestinya jalan berlubang yang sudah berlangsung sekitar beberapa bulan lalu itu segera mendapat perbaikan.
”Apalagi Jalan Muntilan-Dukun adalah jalur utama evakuasi masyarakt lereng Merapi apabila suatu saat Merapi erupsi kembali. Akses ini merupakan jalur termudah diantara yang lain,” ujar Yoga kemarin.
Dia mendesak Pemkab Ma­ge­lang menaruh perhatian terhadap jalur evakuasi.”Pemlab juga seharusnya tegas soal tonase. Karena banyak truk muatan melebihi tonase yang kemudian membuat jalur cepat rusak,” kata dia.
Sekretaris Komisi C DPRD Kabupaten Magelang Achmad Sarwo Edi juga menyatakan hal serupa. Melalui Dinas Perhu­bungan dan Kepolisian dia minta untuk melakukan koordinasi dan bertindak tegas menangani tonase truk pasir. “Komisi C selalu memberikan perhatian. Kami memberikan dorongan untuk menertibkan truk yang melebihi tonase,” kata Edi.
Dia menjelaskan, Komisi C te­ngah melangsungkan rapat dengan Pemkab Magelang membahas RAPBD 2014. Pemkab telah me­ng­a­lokasikan dana sekitar Rp 11 miliar untuk infrastruktur di Ka­bu­paten Magelang. Untuk itu, dia mendesak Pemkab Magelang un­tuk melakukan perbaikan jalan yang termasuk prioritas. ”Kita ha­rapkan ada skala prioritas,” katanya.
Sebelumnya, Kepala Bidang Bina Marga DPU dan ESDM Kabupaten Magelang David Rubiyanto juga sempat menyebut Pemkab Magelang sudah mengetahui adanya kerusakan jalur evakuasi tersebut. Rencananya, pada tahun ini akan ada perbaikan di jalur Muntilan-Talun itu. “Baru kami usulkan anggarannya. Namun, penanganan di jalur tersebut tidak bisa secara keseluruhan atau bertahap,” kata David. (vie/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -