Pencuri Gabah Ditangkap

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

WONOSOBO—Jajaran petugas Polsek Kertek menangkap warga berinisial MSTQ, 46, warga Desa Talunombo, Kecamatan Sapuran. Dia diduga mencuri gabah milik Rasid Saifurohman, 60, warga Binangun, Kelurahan Wringinanom yang kehilangan gabah seberat 7 kuintal di depan penggilingan padi miliknya, di Desa Bojasari, Kertek.
Menurut Kasubag Humas Polres Wonosobo AKP Widayatno, MSTQ ditangkap karena diduga menjadi salah satu pelaku pencurian gabah milik Rasid S, pada 5 Februari lalu. MSTQ mencuri bersama dua temannya berinisial SB dan DRY. Namun untuk dua pelaku lainnya masih dalam pencarian. “Ada tiga pelaku, namun baru satu yang berhasil ditangkap,”katanya.
Dikatakan dia, ketiga pelaku, diduga sudah beberapa kali melakukan pencurian gabah. Modus yang digunakan dengan mengamati penggilingan padi yang ada. Biasanya para pengelola penggilingan padi, seusai menjemur gabah, hanya memasukkan gabah tersebut ke dalam karung kemudian diletakkan di teras penggilingan. “Melihat kesempatan itu, para pelaku kemudian mengambil gabah-gabah dalam karung tersebut,” ujarnya.
Sebelum melancarkan aksinya, kata Widayatno, para pelaku terlebih dahulu melihat situasi di sekitar penggilingan padi sekaligus melihat jumlah gabah yang berada di teras. Apabila jumlahnya banyak, pelaku mengambilnya menggunakan mobil, sedangkan bila hanya beberapa karung akan dibawa menggunakan sepeda motor. “Gabah hasil curian, kemudian diselip digiling dijadikan beras. Lalu dijual dalam wujud beras di pasar Sapuran dan Kertek,” imbuhnya.
Namun, kata Widayatno, dalam melakukan aksi yang terakhir, ketiga pelaku terendus petugas. Pelaku tengah memasukan gabah yang sedang dijemur, di depan penggilingan ke dalam karung. Melihat hal itu, petugas Polsek Kertek dibantu warga, menggerebek pelaku. “Namun dua pelaku yang melihat kedatangan polisi dan warga langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor,” ujarnya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian Rp 3,5 juta. Tersangka MSTQ sudah ditahan di sel tahanan Mapolres Wonosobo. Sedangkan dua pelaku lain masih diburu. Pelaku bakal dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (ali/lis)

Berita sebelumyaBentuk Tim Terpadu
Berita berikutnyaPetani Sayur Terancam Merugi
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -