Bus Pariwisata Boleh Melintas

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MUNGKID– Meski jalur alternatif melewati sabodam oprit Srowol dilarang dilintasi truk pasir, namun untuk bus pariwisata tetap diizinkan. Hal ini untuk mendukung pariwisata di Kabupaten Magelang.
”Khusus bus-bus wisata masih diperbolehkan lewat, karena hanya mengangkut rombongan wisatawan dengan bobot muatan yang terukur. Kami juga sudah sampaikan hal itu kepada warga yang diserahi menjaga portal di sana,” kata Pelaksana Teknik Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengendali Lahar Gunung Merapi, Balai Besar Wilayah Sungai Serayu-Opak (BBWSSO), Heri Priyanto, kemarin.
Dari pantauan lokasi Selasa (4/3) kemarin, beragam jenis kendaraan pribadi bebas melintasi jembatan oprit sepanjang 90 meter dan lebar enam meter itu. Tapi pengendara harus berhati-hati saat melewati portal di dua ujung jembatan masing-masing setinggi 2,20 meter.
Sebagian pengendara sepeda motor juga memilih turut lewat jembatan operit itu, meski sudah diberi fasilitas tersendiri berupa jembatan gantung yang terletak di samping sabodam. Malah truk engkel juga
ikut-ikutan lewat jembatan sabodam senilai Rp 16 miliar tersebut.
Menurut Heri Priyanto, semua jenis kendaraan roda empat tidak dilarang untuk melewati jembatan sabodam Srowol.
”Namun untuk truk pengangkut pasir sama sekali dilarang melintasi jembatan sabodam itu, karena dipastikan muatan material yang diangkut melebihi batasan maksimal yakni 6 ton. Beban muatan lebih dari batasan itu, dikhawatirkan bisa merusak konstruksi jembatan,” katanya.
Terkait pengoperasian kedua portal di ujung jembatan, lanjut Heri Priyanto, diserahkan ke Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang.
Hal itu didasari pertimbangan, sehingga tidak semua jenis kendaraan bebas melintas demi menjaga keawetan masa pakai bangunan. (vie/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -