Butuh Uang, ATM Keponakan dibobol

321

TEMANGGUNG— Aksi nekat dilakukan Ku­kuh, 34, warga Desa Cemoro, Kecamatan Wo­no­boyo, Temanggung. Dia tega membobol ATM milik keponakannya, Suwardiyono, 29. “Kukuh ini kami tangkap setelah ada laporan dari Suwardiyono karena dituduh membobol ATM miliknya,” kata Kasubbag Humas Polres Temanggung AKP Marino.
Setelah mendapatkan laporan tersebut, kata Marino, petugas langsung menangkap Kukuh di kediamannya. Kemudian dilakukan pemeriksaan terhadap Kukuh, dari hasil pemeriksaan Kukuh terbukti melakukan pembobolan ATM. “Setelah kami periksa ternyata Kukuh benar-benar melakukan pembobolan ATM,”ujarnya.
Pencurian terangnya, dilakukan pada awal Fabruari dengan masuk ke dalam kamar korban yang saat itu sedang pergi ke ladang. Tersangka mengambil kartu anjungan tunai mandiri (ATM) dari dalam dompet yang ditinggal, selanjutnya kartu tersebut dipergunakan untuk mengambuil tabungan korban.
“Tersangka mengambil uang dua kali, yakni di mesin ATM di Kota Wonosobo dan Ke­ca­matan Kejajar. Total uang yang diambil Rp 9 juta. Karena terbukti melakukan tindakan tersebut, Kukuh dijerat pasal 363 KUHP dengan acaman 5 tahun penjara,”tandasnya.
Sementara itu, kepada war­tawan koran ini Kukuh, melakukan pembobolan ini karena sebelumnya pernah ikut keponakannya mengambil uang di ATM salah satu bank di Wonosobo. “Sebelumnya saya sering diajak mengambil uang oleh keponakaan saya ini, jadi saya tahu nomor pin ATM keponakan saya ini,”ujarnya.
Ia menuturkan, pada saat dirinya berkunjung ke rumah keponakanya yang tak jauh dari rumahnya, ia mengambil kartu ATM di dompet yang berada di kamar. “Saat itu tidak ada orang, jadi saya langsung mengambil ATM itu, kemudian keesokan harinya saya mengambil uang ssebanyak Rp 4 juta untuk membayar utang,” katanya.
Karena tidak ketahuan, kemudian pada lain hari ia kembali mengambil uang sebanyak Rp 5 juta untuk membayar utang kepada salah satu bank. “Terpaksa saya mengambil uang milik keponakan saya ini, karena saya sudah ditagih utang terus,” akunya. (zah/lis)