Tujuh Desa Sengketa Tanah

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

TEMANGGUNG—Komisi A DPRD Temanggung menemukan sebanyak tujuh desa di Kabupaten Temanggung terjadi sengketa tanah bodho deso (bengkok). Sengketa terjadi karena adanya tukar guling tanah bengkok dengan tanah milik warga. Komisi A sendiri telah memanggil Bagian Pemerintahan Desa Setda dan Bagian Pemerintahan Umum untuk membahas mengenai sengketa tersebut.
“Kami juga telah melakukan mediasi antara warga desa, perangkat desa dan pihak-pihak yang bersengketa. Ini menyangkut aset desa dan itu dilindungi undang-undang sehingga problem seperti ini adalah problem yang berkaitan dengan perundang-undangan,” kata anggota Komisi A DPRD Temanggung, Sudjarwo.
Ia mengatakan, dari tujuh sengketa yang terjadi, sejauh ini belum selesai proses mediasi. Bahkan, menurut laporan yang diterima Komisi A DPRD Temanggung terdapat kasus yang masuk ranah hukum. “Kami mendapatkan informasi bahwa sengketa itu sampai ke ranah hukum dan para pelakunya kabur,” terang pria yang mantan Dandim 0706/Temanggung ini.
Di Desa Kruwisan, Kecamatan Kledung, sengketa tanah secara legal telah diselesaikan karena dokumen yang ada sah secara hukum, namun warga setempat merasa tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan tukar guling sehingga menuntut dilakukan peninjauan ulang terhadap keputusan tersebut. “Di sana kami sudah memediasi dan cukup memberikan hasil,” terangnya.
Di Desa Morobongo, Kecamatan Jumo, tanah bengkok yang digunakan untuk pemukiman warga telah diselesaikan dengan sistem iuran untuk mengganti harga tanah yang telah menjadi rumah beberapa warga. “Disana kreatif, Pak RT-nya mewajibkan iuran kepada warga setiap pertemuan RT untuk melunasi hutang tukar guling itu,” terangnya.
Sementara di sejumlah desa lainnya problem tukar guling ini bahkan sampai menyentuh ranah hukum. Untuk problem yang masuk hukum, Komisi A DPRD Temanggung menyerahkan proses tersebut didalami oleh Inspektorat Daerah.
Ia mengatakan, untuk memproses tujuh desa yang bersengketa, pihaknya telah memanggil Bagian Pemerintahan Desa Setda Temanggung dan Bagian Pemerintahan Umum untuk melakukan pembahasan dan penyelesaian sengketa yang terjadi. “Sudah kami panggil dan kami dampingi. Untuk Inspektorat kami sebatas melaporkan dan tindakan selanjutnya ditangani oleh mereka,”tandasnya. (zah/lis)

Berita sebelumyaPMI Kumpulkan Rp 475 Juta
Berita berikutnyaJangan Remehkan SPT
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -