BPN Wonosobo Terbitkan 3.545 Sertifikat

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

WONOSOBO – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Wonosobo tahun ini menargetkan bisa menerbitkan 3.545 sertifikat tanah. Target itu, diyakni akan tercapai dari tiga program, meliputi Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) sebanyak 3.345, dari program UKM 100 sertifikat dan dari program pertanian 100 sertifikat.
“Target ini merupakan bagian dari upaya BPN Wonosobo dalam memberikan pelayanan kepastian hukum atas tanah warga sesuai prinsip pelayanan di pertanahan nasional,”kata Kepala BPN Kabupaten Wonosobo, Agus Suptijanto kemarin (28/3) di sela pertemuan rutin keluarga besar BPN Kanwil Jawa Tengah wilayah Karesidenan Kedu, di Hotel Kresna Wonosobo.
Agus Suptijanto menjelaskan, dari ketiga program itu, khusus untuk Prona, merupakan salah satu bentuk kegiatan legalisasi aset dan merupakan proses administrasi pertanahan yang meliputi adjudikasi, pendaftaran tanah sampai dengan penerbitan sertifikat atau tanda bukti, hak atas tanah yang diselenggarakan secara masal.
“Program ini dimulai sejak tahun 1981 dan penyelenggaraannya dilakukan untuk memproses pensertifikatan tanah secara masal,”katanya.
Sementara itu, Kepala Kanwil BPN Jawa Tengah, Samad Soemargo, mengatakan pertemuan antar-BPN ini, merupakan agenda rutin tiap 3 bulan sekali, sebagai ajang silaturahmi keluarga besar BPN dan sosialisasi kebijakan peraturan perundang-undangan di bidang pertanahan serta evaluasi strategis program kerja BPN khususnya di wilayah kerja Kanwil Jawa Tengah.
Samad menyebutkan, terkait target sertifikat tanah warga yang akan diterbitkan tahun ini, pihaknya berharap bisa tercapai 150.000 sertifikat, dengan sebagian besar diantaranya melalui Prona. Sebab program ini merupakan salah satu wujud upaya pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat golongan ekonomi lemah sampai dengan menengah, terkait legalisasi aset tanah milik mereka. (ali/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -