Nyepi untuk Penyempurnaan Diri

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MAGELANG—Ratusan umat Hindu di Kota dan Kabupaten Magelang hari ini memperingati Hari Raya Nyepi 2014/1935. Mereka akan melakukan upacara catur brata untuk mencapai perbaikan diri.
Ketua Parisada Hindu Magelang, I Gede Mahardika mengatakan hari ini (30/3) umat Hindu tidak boleh melakukan empat hal (catur berata), yaitu menyalakan api (amati geni), aktivitas kerja (amati karya), bersenang-senang (amati lelanguan) dan berpergian (amati lelungaan).
”Selain itu, umat juga melaksanakan puasa (berata penyepian upawasa), tidak berkomunikasi (mona brata) dan tidak tidur (jagra),” tambah Gede yang juga Kapolsek Muntilan, Kabupaten Magelang itu.
Melalui prosesi itu, umat Hindu melaksanakan mawas diri, menyatukan pikiran, serta menyatukan cipta, rasa, dan karsa. Menuju penemuan hakikat keberadaan diri dan intisari kehidupan semesta.
Menurutnya, di Kota dan Kabupaten Magelang sendiri terdapat ratusan keluarga Hindu. Mayoritas berasal dari Pulau Bali yang kebetulan berdinas di Magelang. ”Paling banyak bekerja di Akdemi Militer dan Polri. Juga ada swasta,” katanya.
Setiap tahun sebelum Nyepi mereka menggelar berbagai kegiatan di Pura Wirabuana, komplek Akademi Militer (Akmil) Kota Magelang.
Sebelum ini, mereka menggelar upacara Melasti di sumber mata air Tuk Kalimas di Desa Lebak, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang. ”Upacara Melasti merupakan simbol penyucian diri para umat Hindu sebelum memasuki Hari Raya Nyepi. Penyucian diri pribadi manusia serta alam agar saat Hari Raya Nyepi, kita dalam keadaan suci lahir dan batin,” jelas dia.
Dijelaskan Gede, sebelum upacara digelar, seluruh umat Hindu melakukan sembahyang di Melasti itu sendiri disimbolisasikan dengan labuhan sesaji ke laut serta menyucikan arca, pratima, nyasa dan pralingga sebagai wujud atau Sthana Ida Sang Hyang Widi Wasa dengan segala manifestasi-Nya.
Namun karena wilayah Mage­lang jauh dari laut, maka pelaksanaan labuhan tersebut dilaksanakan di sumber mata air Tuk Kalimas. ”Penyucian diri tersebut juga bertujuan agar alam raya beserta isinya di dunia ini terjaga kelestariannya dan dijauhkan dari segala malapetaka,” tutur Gede.
Selain itu, dalam upacara tersebut, umat Hindu juga melepaskan satu ekor bebek dan ayam kampung. Seekor bebek melambangkan kembalinya sifat suci dari manusia setelah melakukan instropeksi diri. Sedangkan ayam kampung, melambangkan pelepasan sifat keserakahan yang ada di dalam diri manusia.
”Dalam ajaran Hindu, hewan bebek atau angasa mempunyai sifat suci dan bisa hidup di tiga alam yakni darat, air dan udara,” jelasnya. (vie/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -