Pendaftar Sekolah Polisi Tinggi

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

WONOSOBO—Minat pelajar lulusan SMA di Wonosobo yang mendaftar pada Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jateng tahun ini cukup tinggi. Bahkan jumlah pendaftar naik tiga kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Hingga kemarin (7/4) jumlah pendaftar sudah mencapai 158 orang.
Menurut Kapolres Wonosobo AKBP Agus Pujianto didampingi Kabag Sumber Daya Kompol Sukar, jumlah pendaftar SPN sebanyak 158 itu, semuanya berasal dari Wonosobo. Dengan rincian, untuk laki-laki sebanyak 115 orang sedangkan untuk pendaftar calon polisi wanita (polwan) sebanyak 43 orang.
“Jumlah ini, naik tiga kali lipat dibanding tahun lalu, pendaftar sebanyak 58 anak,” kata Agus.
Lebih lanjut dikatakan Agus, tingginya minat pendaftar ini, tidak lepas dari upaya sosialisasi yang dilakukannya. Di antaranya melalui kunjung sekolah, kegiatan sonjo desa, di mana anggota polisi melakukan sosialisasi kepada masyarakat secara luas. “Kami akan terus lakukan sosialisasi, agar jumlah pendaftar terus meningkat,” ujarnya.
Kabag Sumber Daya Kompol Sukar mengatakan, untuk pen­daftaran sudah dimulai sejak 26 Maret hingga 15 April mendatang. Untuk pendaftar awal, kemarin langsung diperiksa berkas administrasi, bekerja sama dengan Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan, serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olaharga.
“Catatan sipil untuk mememeriksa identitas calon peserta, sedangkan Dikpora memeriksa ijazah, sehingga tidak ditemukan lagi ada ijazah palsu,”katanya.
Dijelaskan, untuk menunjukan transparansi dalam proses pendaftaran, dihadirkan pengawas eksternal dari LSM dan lembaga pemantau masyarakat. Selain itu, untuk verifikasi data juga dari pihak yang membidangi.
“Langkah ini, untuk menunjukan bahwa proses pendaftaran transparan,”katanya.
Ditambahkan Sukar untuk persyaratan, selain harus lolos administrasi, pendaftaran juga harus sehat, dengan persyarakat tinggi badan laki-laki minimal 163 centimeter, dan Perempuan minimal tinggi 155 centimeter. Selain itu, nilai akademik minimal rata-rata 6,0.
“Kalau tinggi badan berikut nilai ijazah tidak memenuhi maka gugur,”pungkasnya. (ali/lis)

Berita sebelumyaPerbup Pasar Disahkan
Berita berikutnyaRipto Pimpin Panpel
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -