Ripto Pimpin Panpel

377

TEMANGGUNG—Ketua panitia pelaksana (Panpel) Persitema Temanggung musim 2013, Ripto Susilo kembali terpilih untuk menjadi penyelenggara pertandingan kandang Laskar Bambu Runcing di Stadion Bhumi Phala Temanggung. Waktu yang sangat mendesak menjelang pertandingan perdana 15 Juni mendatang, membuat Ripto harus bergerak cepat.
“Kita baru dipilih Minggu (6/4) kemarin. Jadi harus gerak cepat karena waktunya sudah semakin mepet. Bagaimanapun juga kita harus siap. Sebenarnya saya sendiri sudah mengajukan pengunduran diri dari kepanitiaan, hanya menjadi pengarah, tetapi panitia lain meminta saya kembali memimpin,” kata Ripto.
Pria yang Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Temanggung ini, mengatakan Senin (7/4) langsung melakukan koordinasi dengan Polres Temanggung untuk menyiapkan pengamanan. “Perizinan sudah saya masukan hari ini (kemarin), dan tinggal proses di sana (polres). Untuk keamanan kami sudah koordinasi langsung dan siap,” terangnya.
Ia mengatakan, seluruh awak Panpel adalah orang-orang yang tahun lalu terlibat dalam kepanitiaan. Tidak ada orang baru yang dilibatkan dalam kepanitiaan. Menurutnya, sistem tambal sulam akan dilakukan terhadap kepanitiaan apabila dibutuhkan. “Karena waktunya sangat mendesak itu,” tambahnya.
Ia mengatakan, untuk persiapan pertandingan, seluruh tim yang terlibat telah dibagi tugas pokok masing-masing. Seluruhnya telah mulai bergerak menjelang pertandingan perdana yang akan digelar 15 Juni mendatang meladeni Persip Pekalongan. “Sudah berjalan masing-masing sesuai dengan tugasnya,” terangnya.
Sementara itu, Manajer Per­sitema Temanggung, Yunianto, menambahkan menjelang pertandingan perdana, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan seluruh pemain dan pelatih agar melakukan persiapan optimal. Pertandingan perdana, apalagi di kandang, harus memperoleh hasil yang memuaskan. “Menang di awal akan membangun optimisme pada pertandingan-pertandingan selanjutnya, ini adalah kunci,” terangnya.
Pelatih kepala Persitema Te­manggung, Sri Widadi, menambahkan, para pemainnya telah dipersiapkan dengan pelatihan yang rutin baik yang bersifat fisik maupun mental. Kedua hal tersebut digenjot untuk memperkuat kerja sama tim disetiap lini sehingga tidak ada kebocoran. “Yang pasti dukungan dari supporter adalah paling penting untuk meningkatkan semangat,” tandasnya. (zah/lis)