Dua Arca Kerajaan Hindu Ditemukan

316

MUNGKID—Penyebaran peninggalan agama Hindu kuno di Kabu­pa­ten Magelang masih tersisa. Kemarin, warga menemukan dua buah arca saat menggali tanah di Dusun Candi, Desa Ringin Anom, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang.
Penemu sekaligus pemilik pekarangan, Jamaludin, 29, mengaku kaget saat cangkulnya mengenai benda menyerupai batu. ”Saya kira batu biasa,” katanya, kemarin.
Namun, begitu diamati ternyata benda keras itu merupakan arca diduga kuat peninggalan zaman Hindu. Dua arca tersebut berupa arca nandi atau lembu berukuran kecil dan fragmen arca dewa Hindu. Temuan tersebut sempat menggemparkan warga setempat.
Dia mengaku menemukan arca itu sekitar pukul 07.00 pagi. Kala penggalian itu, Jamal bersama dua orang lainnya yakni Yulianto dan Mat Fadilan, yang merupakan pemilik lahan pembuatan batu bata. Mereka kemudian menghentikan pekerjaan membuat batu bata dan fokus pada penggalian arca.
Usai menemukan arca lembu, ujarnya, teman Jamal, Yulianto juga akhirnya menemukan arca lain yang berupa dewa Hindu berukuran kecil. Arca Dewa yang terpotong di bagian kepala dan tangan kirinya tersebut ditemukan pada jarak sekitar setengah meter dari temuan arca nandi.
Usai dibersihkan, dua arca tersebut diletakkan di tanah lapang dekat pembuatan batu bata. Ratusan warga kemudian menonton temuan arca tersebut. Sebagian di antaranya juga mengabadikan temuan itu dengan kamera ponsel mereka.
Babinsa Koramil 22 Tempuran, Serka Sakimun Sihombing yang menerima laporan kemudian meminta warga menghubungi pihak berwenang. Petugas BKB, Winda Dyah Puspitarini menjelaskan, pihaknya masih akan melakukan kajian dan identifikasi. Identifikasi dan kajian dilakukan untuk mengetahui temuan tersebut merupakan arca asli atau tidak. ”Kalau melihat sepintas, dua arca ini merupakan peninggalan zaman Hindu,” kata dia. (vie/lis)