Dorong Guru Mendongeng

283

WONOSOBO—Mendongeng merupakan salah satu metode efekif dalam proses pembelajaran terhadap anak usia dini. Untuk meningkatkan kemampuan para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), maka Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Wonosobo, kemarin (24/4) menghelat lomba mendonggeng bagi para guru.
Menurut Kepala Kantor Perpusda Wonosobo, Suharna, PAUD merupakan pendidikan yang amat mendasar dan strategis. Hal ini dikarenakan pada masa usia dini inilah golden age atau periode emas dalam pertumbuhan anak. “Periode emas tersebut kemudian menjadi pondasi bagi perkembangan anak dan sangat berpengaruh pada masa depan mereka,” katanya.
Begitu pentingnya masa usia dini tersebut, kata Suharna, banyak pihak, terutama di kalangan pendidik memberikan perhatian lebih pada upaya optimalisasi pendidikan untuk anak-anak.
“Mengingat anak-anak sangat suka dengan model pendidikan melalui dongeng dan cerita, maka perpustakaan mengajak para guru TK dan PAUD se-Kabupaten Wonosobo untuk mengikuti lomba mendongeng,” katanya.
Dikatakan dia, dengan partisipasi para pendidik TK dan PAUD dalam lomba mendongeng bertema Perpustakaan sebagai Tempat Bermain dan Wisata Ilmu, Suharna berharap mereka akan mampu menceritakannya kembali kepada anak didik ketika kembali ke sekolah. “Para guru TK dan PAUD juga diharapkan mampu meningkatkan daya kreativitas dalam menyampaikan materi ketika di kelas,” katanya.
Ditambahkan dia, lomba mendongeng diikuti tak kurang dari 20 guru TK dan PAUD, ada juga tiga juri independen bertugas memberikan penilaian. Ketiga juri tersebut, dua di antaranya berasal dari kalangan pendidik di SMP dan SD, sedang 1 juri lainnya adalah pustakawan. “Ketiganya sudah biasa menjadi penilai dalam lomba-lomba serupa, sehingga dapat diandalkan kredibilitas dan kapasitasnya,” katanya.
Kepada para pemenang lomba untuk kategori TK dan kategori PAUD, pihak panitia menyediakan hadiah menarik berupa uang pembinaan, masing-masing Rp 600.000 bagi juara I, Rp 550.000 bagi juara II, dan Rp 450.000 bagi juara III. (ali/ida)