Banjir, Dua Rumah Rusak

343

TEMANGGUNG—Sedikitnya dua rumah mengalami rusak serius akibat banjir bandang yang terjadi di Kali Galeh. Dua rumah tersebut berada di bantaran kali di Lingkungan Kentengsari, Kelurahan Parakan Wetan, Kecamatan Parakan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun rumah harus direnovasi total.
Dua rumah rusak akibat banjir bandang di Kali Galeh adalah milik Karno dan Rahadi. Rumah Karno rusak pada bagian lantai. Sedangkan rumah Rahadi, hancur pada bagian dapur. Sebelumnya, juga banjir bandang di Desa Kruwisan, Kecamatan Kledung yang merusak puluhan rumah karena jebolnya tanggul sungai..
Yohanes, 40, anak Rahadi, menuturkan saat kejadian dia dan temannya, Urip, 50, tengah menggoreng kopi di luar dapur persis di pinggir sungai. Dia tidak menyadari ada banjir datang, dan baru tahu setelah kakaknya Agustina, berteriak memberitahu kalau banjir datang.
”Saya menarik Pak Urip lalu menyelamatkan diri, tapi karena dapurnya ambrol ada beberapa barang hanyut seperti mesin jahit, dan peralatan dapur. Kerugiannya belum tahu pasti. Kalau kejadian ya sekitar pukul 15.00” katanya.
Yesica Kristiani, 21, mahasiwi Akper Ngesti Waluyo Parakan yang kamar kosnya persis di bibir sungai mengaku bersyukur warga segera memberitahu ada banjir datang. Dia dan penghuni kos lain masih sempat menyelamatkan barang.
”Dua kamar yang rusak itu kamar saya, sama kamar teman namanya Ferinta Dewi, 22. Untung warga menggedor-gedor pintu sehingga kami segera tahu kalau ada banjir. Tidak ada barang berharga yang hilang hanya tugas-tugas kuliah,” tuturnya.
Ferinta Dewi mengatakan saat kejadian dia tengah berada di kamar bersama Yesica dan Umi, 22. Mereka bertiga sempat melihat banjir dari jendela, tapi tidak sadar jika sebentar kemudian air sudah menghantam bangunan rumah kosnya. (Zah/lis)